Penting Moms! Cara Jitu dan Ampuh Mengubah Perilaku atau Karakter Anak



Sebagian orangtua termasuk kita mungkin merasa cukup stress pada saat mengasuh anak. Anak-anak zaman now lebih pintar, begitu mungkin kata kita semua. Sehingga selalu akan punya alasan untuk tidak mau mematuhi peraturan. Anak-anak itu selalu tahu bagaimana cara membantah ucapan kita.

Hal ini mungkin membuat kita sangat khawatir anak-anak tidak merespons apapun yang kita minta. Bila sudah merasa gagal untuk meminta anak melakukan apa yang kita mau, kita pun langsung balik merespons dalam bentuk bentakan. Pendek kata yang bisa menunjukkan power kita sebagai seorang orangtua.

Kita berusaha untuk mengembangkan sebuah pola pengasuhan yang cukup berbeda namun tetap tak ada hasilnya. Maklum, sikap untuk membangkang anak-anak itu sudah terbentuk sudah sejak lama sehingga cukup sulit untuk diubah.

Benarkah kita sudah terlambat untuk bisa mengubah cara mengasuh anak-anak ketika karakter mereka sudah telah terbentuk? Menurut James Lehman, sebuah terapi perilaku anak-anak, tidak ada kata terlambat untuk mengubahnya. Mungkin memang tidak cukup gampang, tetapi akan ada cara cukup efektif yang bisa mulai kita lakukan untuk mengubah cara kita merespons dan memperbaiki perilaku anak-anak kita.

Tentukan Hal yang Dapat Kita Lakukan Lebih Dulu

Salah satu hal yang menghambat yaitu ketika kita tidak mengetahui harus mulai dari mana. Namun, mulailah dari hal-hal sederhana yang menempatkan anak dalam kondisi berisiko secara emosional maupun fisik. Misalnya, ketika anak menciderai anak tetangga, merusak mainannya, atau nekad menyeberang jalan. Tentu kita tidak dapat mengubah semuanya sekaligus. Kita harus mulai membicarakan tentang nilai-nilai dan moral kepada anak-anak, hal-hal yang membahayakan dirinya dan anak-anak lain.




Mulailah Satu-Persatu

Ketika anak merasa kesal lalu masuk ke kamar dan membanting pintunya sambil membentak kita, lakukan satu hal yang ingin kita ubah pertama kali. Kita bisa menegurnya dengan mengatakan, "Jangan menyumpah, itu tidak sopan dan tidak menyelesaikan masalah. Lagipula, kamu bikin Ibu sedih. Bisa enggak lain kali kamu tidak menyumpah ketika sedang kesal?"

Lalu, berikan pilihan mengenai apa yang harus dilakukannya. Misalnya, masuk ke dalam kamar supaya bisa menenangkan diri. Setelah urusan menyumpah itu selesai, kita bisa menuju ke persoalan lainnya. Ubahlah satu demi satu perilaku yang kita rasa salah. Jangan mencoba untuk mengatasi semuanya sekaligus.

Jelaskan Perubahan yang Kita Inginkan

Jika kita akan melakukan pendekatan baru saat menghadapi perilaku anak yang salah, ada baiknya apabila kita menjelaskan alasannya kepada si buah hati. Mungkin hal tersebut akan membuat anak kita marah dan frustrasi. Namun jangan biarkan kemarahan tersebut dijadikan anak untuk berargumentasi dengan kita.

Katakan bahwa kita mengerti bahwa ia kesal, namun minta ia untuk  bekerja sama sebagai sebuah keluarga. Disarankan juga agar kita tidak berbicara panjang-lebar, tidak spesifik, dan tidak terfokus, agar anak lebih mudah menerima atau memahami apa yang kita inginkan.

Katakan Pada Anak Tujuan Kita Mengubah Peraturan

Dengan mengatakan tujuan yang diharapkan, kita memberikan kepercayaan kepada buah hati kita untuk membantu mewujudkan perubahan tersebut. Sangat penting untuk menyadari bahwa apa yang keluar dari mulut kita tidak selalu dipahami anak seperti yang kita inginkan.

Ketika anak tidak mengerti apa yang kita bicarakan, mereka dapat menjadi frustrasi, khawatir, dan marah, meskipun mungkin mereka mencoba untuk tetap tenang. Apapun itu, kita dapat mengatakan, "Mari kita lihat jalan keluarnya." Itu adalah salah satu cara untuk mendekati anak kita dan mengubah persepsi hubungan antara kita dan dia.

Membatasi Peluangnya 

 

Jika kita khawatir anak akan melakukan sesuatu yang merugikan, salah satu yang dapat kita lakukan adalah membatasi peluang anak untuk melakukan hal-hal tersebut. Misalnya, si ABG kita senang mengendarai mobil dengan ceroboh. Ia tidak mau menuruti aturan kita untuk mengemudi dengan aman. Maka yang bisa kita lakukan adalah menyita mobilnya.

Itulah yang terjadi ketika kita membatasi peluang anak untuk membawa mobil. Membatasi peluang adalah salah satu cara paling sederhana untuk membentuk perilaku anak. Kita bisa mengembalikan mobil tersebut ketika ia sudah bisa menunjukkan perubahan perilakunya.

Jangan Mengharapkan Empati Anak

Meminta empati bukanlah pendekatan yang dapat meyakinkan anak kita, terutama bagi anak-anak remaja yang cenderung kurang berempati pada orang lain. Untuk mengubah sesuatu, kita harus menunjukkan akibat yang ditimbulkan dari perilaku anak kita. Jika ingin anak kita berhenti berbohong, Kita harus dapat melakukan suatu cara agar anak menyadari akibat dari kebohongan yang dilakukannya. Dengan begini, kita tidak perlu bergantung pada empati anak kita.

Tetapkan Batas dan Beri Konsekuensi

Salah satu hal yang penting dalam mengasuh anak adalah menetapkan batasan pada mereka. Kita memang tidak bisa mengatur anak untuk melakukan sesuatu sesuai harapan kita. Namun, kita bisa mengarahkan anak untuk melakukannya. Misalnya, kita meminta anak untuk masuk ke kamar dan tidur. Tetapi, anak tidak mau tidur.

Maka, kita bisa mengajaknya masuk ke kamar, dan membuatnya mengantuk.  Kita bisa mengombinasikan konsekuensi dan motivasi agar anak pun bisa mengantuk. Katakan, "Kalau tidak cepat tidur, besok bisa bangun kesiangan." Lalu, padamkan lampu kamarnya, dan matikan televisi atau radionya. Inilah yang akan membantunya untuk mengantuk.

Ingat, konsekuensi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Konsekuensi yang "efektif" adalah ketika anak mulai merespons, meskipun hanya sesaat. Dengan demikian, kita tidak perlu menggunakan hukuman yang lebih besar.

Jadi, apakah sekarang kita mengetahui bagaimana cara untuk mengubah gaya pengasuhan kita? Nah, moms tidak ada kata terlambat untuk kita apabila kita ingin merubah perilaku ataupun karakter anak kita. Semua itu tergantung kita ya moms! Asalkan kita terus berusaha memahami dan mempelajari semua ilmu tentang anak kita maka pasti kita bisa membentu karakter terbaik untuk anak kita.

Salam



Penting! Kenali Karakteristik Anak Usia Dini Secara Umum



Anak usia dini merupakan anak yang masuk ke dalam kategori rentang usia sekitar 0-8 tahun. Usia segitu eliputi anak-anak yang sedang masuk ke dalam program pendidikan Taman Penitipan Anak, Tk sampai SD (Sekolah Dasar). Setiap anak usia dini dalam rentang usia berapa pun mempunyai kepribadian yang unik yang mana bisa menarik perhatian dari orang dewasa lainnya.

Selain itu, anak-anak pada kategori usia dini tentu saja mempunyai karakter tersendiri yang cukup berbeda dari anak pada usia lainnya. Karakter merupakan sifat bawaan yang biasanya akan diturunkan dari kedua orangtua. Karakter ini terkadang bisa juga membuat orang-orang yang ada di sekitarnya senang, namun beberapa juga bisa membuat para orang tua kesulitan untuk bisa mengatasinya.

Sayangnya banyak pula dari kita yang belum paham menangani perilaku anak-anak pada usia dini. Sehingga sangat dibutuhkan sebuah pengertian serta wawasan yang sangat luas bagi kita dalam memahami karakteristik anak. Sehingga nantinya tidak akan memberikan sebuah pengaruh buruk pada perkembangan anak.

Berikut ini ada beberapa karakteristik anak usia dini yang perlu kita ketahui ya moms.

Mempunyai Semangat Belajar Tinggi
Ketika anak-anak memiliki keinginan yang menyenangkan serta menarik perhatian mereka tentu saja membuat anak akan berusaha untuk terus mencari cara agar dapat memahami hal-hal yang mereka sangat inginkan. Misalnya saja, ketika anak tertarik dalam bidang mewarnai, maka anak akan terus melakukan kegiatan mewarnai secara berulang-ulang sampai dirinya merasa bisa.

Memiliki Pribadi Yang Unik

Meskipun memiliki banyak kesamaan umum pada perkembangan anak di usia dini, namun tetap saja setiap anak memiliki ciri khas tersendiri pada minat, bakat, gaya belajar, dan lainnya. Keunikan-keunikan inilah yang merupakan keturunan genetis hingga faktor lingkungan. Untuk itu dalam hal mendidik anak, tentu perlu diterapkan pendekatan secara individual ketika menangani anak usia dini.

Berpikir Konkrit

Yang dimaksud adalah berpikir berdasar pada makna sebenarnya, tidak seperti remaja dan orang dewasa lainnya yang terkadang berpikir secara abstrak. Bagi anak-anak di usia dini, segala hal yang mereka lihat dan ketahui akan terlihat asli.

Egosentris
Karakteristik ini tentu dimiliki oleh setiap anak, hal ini bisa dibuktikan dengan adanya sikap anak yang cenderung memperhatikan serta memahami segala hal hanya dari sisi sudut pandangnya sendiri atau kepentingan sendiri nya saja. Hal ini dapat dilihat dari sikapnya yang seringkali masih berebut sesuatu, marah atau menangis bila keinginannya tidak dihendaki, dan memaksakan kehendak.

Karakteristik seperti ini biasanya memiliki keterkaitan dengan perkembangan kognitifnya. Menurut Piaget, anak pada masa usia dini berada dalam fase transisi dari fase praopersional menuju fasel operasional konkret. Pada fase operasional, biasanya pola fikir anak lebih menuju sifat egosentrik serta simbolik. Sementara di dalam fase operasional konkret, anak-anak sudah menerapkan logika yang digunakan untuk memahami persepsi-persepsi yang ada.

Menurut Berg, anak yang ada di dalam masa transisi ini masih memiliki kedua pola pikir tersebut secara bergantian bahkan terkadang sec ara simultan. Dalam memahami sebuah fenomena, biasanya anak seringkali memahami sesuatu hanya dari sudut pandangnya saja sehingga dirinya akan sering merasa asing meskipun berada di dalam lingkungannya.

Memiliki Rasa Keingintahuan yang Besar

Anak-anak pada kategori usia dini benar-benar memiliki keingin tahuan yang besar pada dunia yang ada di sekitarnya. Pada masa bayi, rasa keingin tahuan dari mereka ditunjukkan dengan cara senang meraih benda-benda yang bisa dijangkaunya dan kemudian memasukkan ke dalam mulut. Pada usia 3-4 tahun, biasanya anak akan sering membongkar pasang segala hal yang ada di sekitarnya untuk bisa memenuhi rasa keingin tahuannya yang besar. Tak hanya itu saja anak akan gemar bertanya pada orang lain meskipun masih menggunakan bahasa yang sederhana.



Senang Berfantasi dan Berimajinasi


Fantasi merupakan sebuah kemampuan membentuk sebuah tanggapan baru dengan tanggapa yang sudah ada, sedangkan imajinasi merupakan kemampuan anak dalam menciptakan objek ataupun kejadian namun tidak didukung dengan data-data yang nyata. Anak usia dini senang sekali membayangkan serta mengembangkan berbagai hal yang jauh dari kondisi nyatanya. Bahkan terkadang hingga menciptakan teman-teman imajiner. Teman imajiner tersebut bisa dalam bentuk orang, hewan, hingga benda.

Belajar Banyak Hal Menggunakan Tubuh

Anak-anak pada usia dini memang menjadi usia dimana dirinya senang mempelajari hal-hal baru. Mereka akan mulai banyak belajar dengan menggunakan seluruh anggota tubuh mereka, mulai dari merasakan, bergerak, menyentuh, membaui, menjelajah, mengamati, mengira-ngira, dan lainnya.

Memiliki Daya Kosentrasi Yang Pendek

Anak-anak pada usia dini memang memiliki rentang fokus dan perhatian yang sangat pendek dibandingkan pada remaja ataupun orang dewasa. Perhatian anak-anak usia dini akan mudah sekali teralihkan pada hal lainnya, khususnya yang dapat menarik perhatiannya. Sehingga sebagai pendidik, baik guru ataupun orang tua penting sekali untuk memperhatikan hal ini dalam menyampaikan sebuah pembelajaran penting. Pembelajaran yang baik dapat dilakukan melalui pendekatan yang lebih bervariasi serta menyenangkan sehingga tidak mengharuskan anak terpaku di tempat yang sama serta dalam waktu yang lama yang malah akan membuatnya bosan dan pelajaran tidak masuk ke dalam otak anak. 

 Bagian Dari Makhluk Sosial
Anak akan senang jika bisa diterima serta berada di dalam lingkungan teman-teman sebayanya. Mereka senang melakukan kerja sama serta saling memberikan semangat pada teman-teman lainnya. Anak membangun konsep pada dirinya melalui interaksi sosial yang terjadi di sekolah. Dirinya akan membangun kepuasan melalui sebuah penghargaan diri saat diberikan sebuah kesempatan untuk bisa bekerja sama dengan teman-temannya. Untuk itu sebuah pembelajaraan dilakukan agar dapat membantu anak di dalam perkembangan perhargaan diri. Hal ini dilakukan melalui penyatuan strategi pembelajaran social.

Aktif dan Energik

Ketika anak mulai berkembang, biasanya mereka akan senang melakukan berbagai aktifitas. Mereka seolah-olah merasa tidak pernah lelah, bosan , bahkan juga tidak pernah ingin berhenti untuk melakukan aktifitas terkecuali saat mereka sedang tidur.




Berjiwa Petualang

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, anak pada usia dini memiliki rasa keingin tahuan yang besar dan kuat. Rasa keinginan ini biasanya akan disertai dengan menjelajahi sesuatu hal serta memiliki jiwa petualang. Misalnya saja, anak-anak senang sekali berjalan kesana kemari, membongkar hal-hal di sekitarnya, mencorat coret dinding, dan lainnya.

Spontan

Karakteristik lainnya yang dimiliki anak-anak usia dini adalah sifat yang spontan. Perilaku serta sikap yang biasanya dilakukan pada anak-anak umumnya merupakan sikap asli yang dimiliki mereka tanpa adanya rekayasa. Hal ini dapat terlihat dari anak-anak yang seringkali berbicara ceplas-ceplos tanpa ada sesuatu hal yang ditutupi. Selain itu apapun yang diperbuat dan dikatakan anak merupakan refleksi dari apa yang ada di dalam hati serta pikirannya.

Nah, moms itu tadi beberapa karakteristik yang biasa dimiliki oleh anak-anak usia dini. Tentu saja dengan cara mempelajari setiap karakter anak, maka kita sebagai orang tua maupun pendidik pasti akan lebih mudah untuk mengatasi karakter anak yang cenderung negative. Serta mampu mengoptimalkannya dalam sisi yang positif. Semoga informasi yang ada diatas bisa bermanfaat untuk kita semua ya moms!
Salam



Ingin Jual Rumah! Ikuti Tips Memilih Agen Properti di Situs Jual Rumah Terpercaya



Sumber : lifestyle okezone


Sekarang ini, tren penggunaan situs jual rumah dalam hal bisnis properti sangat digandrungi oleh masyarakat luas. Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh situs jual beli rumah tersebut membuat banyak orang yang mulai beralih dari berbagai cara konvensional ke cara yang lebih praktis dalam menjual rumahnya. Situs jual beli rumah ini pun hadir dengan menawarkan berbagai macam fitur dan fasilitas untuk bisa memudahkan para penggunanya ketika melakukan jual beli rumah. Salah satunya dengan cara menyediakan sebuah jasa agen properti.

Menggunakan sebuah jasa agen properti profesional dalam berbisnis properti yang ada di situs jual rumah nampaknya memang akan sangat memudahkan. Apalagi jika kita itu termasuk orang yang cukup sibuk. Agen properti itu sendiri nantinya yang akan membantu kita untuk memasarkan, menjual, mengurus dokumentasi, sampai bertindak sebagai seorang penasehat properti ketika proses jual beli rumah sedang berlangsung.

Ada beberapa manfaat ketika menyewa agen properti ketika akan menjual rumah. Tapi, untuk hal tersebut kita juga harus lebih selektif dalam hal memilih agen properti dari sebuah situs jual rumah.

Berikut ini ada beberapa hal yang harus kita perhatikan ketika memilih agen property yang berada di sebuah situs jual rumah.

Cari Lewat Situs Jual Beli Rumah yang Terpercaya

Kalau kita mau dapat seorang agen properti yang sangat kredibel, maka cari juga di portal properti yang kredibel. Anda bisa menuju ke situs jual properti online. Itu merupakan sebuah situs jual rumah terbesar dan juga terpercaya yang ada di tanah air. Lewat fasilitas ‘Cari Agen’ maka Anda bisa dengan mudah mencari referensi agen properti profesional dari seluruh wilayah di Indonesia. Jangan lupa juga catat beberapa nama dan lakukan wawancara kecil-kecilan untuk bisa menyeleksi agen terbaik yang bisa diajak untuk bekerja sama.



Cari Lisensi Agen

Setiap agen properti yang profesional itu biasanya mempunyai lisensi dan juga terdaftar secara resmi di sebuah perusahaan konsultan properti. Anda bisa cari dan juga cek lisensi agen tersebut lewat sebuah situs resmi tempat si agen terdaftar. Kalau tidak, Anda juga bisa cari tahu informasi tersebut lewat sebuah situs jual rumah yang pernah bekerjasama dengannya. Biasanya  di sana akan tersedia profile lengkap mengenai agen property yang bersangkutan.

Rekam Jejak Agen

Hal ini cukup penting untuk Anda tahu rekam jejak dari agen properti yang akan Anda ajak untuk kerja sama. Seberapa banyak listing yang telah dia jual di sebuah situs jual rumah tersebut. Hal ini juga bisa Anda ketahui dari profile agen yang terdapat di situs tersebut. Lihat, apakah agen ini mempunyai rekam jejak yang sangat baik dalam memasarkan sebuah rumah lewat internet. Seperti halnya untuk rekam jejak jual rumah di Jakarta maka rekam jejaknya terbukti cukup jelas. Anda bisa dengan mudah menjual asset rumah Anda disini.

Periksa Listing Terbaru Agen

Berhubungan juga dengan rekam jejak dari agen tersebut, maka periksa juga listing terbaru dari agen tersebut. Informasi ini biasanya juga bisa Anda akses melalui profile agen yang ada di situs jual rumah tersebut.



Mengapa ini penting?

Soalnya dengan mengetahui berbagai listing terbaru dari agen, maka Anda bisa lihat apakah agen ini sering ataupun pernah menangani properti yang ingin Anda pasarkan. Selain itu, Anda juga bisa lihat apakah kisaran harga untuk properti yang ditanganinya sesuai dengan harga yang Anda inginkan. Biasanya, semakin tinggi untuk jam terbang agen, maka akan semakin ahli dalam hal memasarkan sebuah properti.

Inilah beberapa tips memilih sebuah agen properti dari situs jual rumah yang bisa Anda coba dan ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat. Anda yang ingin menjual rumah bisa segera tercapai melalui situs yang terpercaya. Selamat berbisnis properti!


Salam




Yuk, Kenali Karakter dan Kepribadian Anak Untuk Mendapatkan Pola Pengasuhan yang Tepat


Ketika kita salah dalam hal memahami sebuah karakter anak maka bisa mengakibatkan masalah dalam hal menerapkan pola asuh. Yuk, kenali apa saja karakter anak kita!

Mengenal akan karakter anak itu pastinya akan mempermudah memilah pengasuhan tepat untuk mereka. Salah satu kendala yan sering dihadapi oleh kita dalam hal pengasuhan anak yitu adanya kekeliruan dalam menerapkan pola asuh anak. Sehingga anak di pandangan orang tua, seolah-olah hanya membangkang keinginan dari kita, bener gak moms?

Lalu bagaimanakah untuk bisa mengetahui karakter anak-anak kita? berikut ini beberapa ciri-cirinya serta pola asuh seperti apa yang sebaiknya harus kita terapkan berdasarkan dari karakter dasar anak.

Karakter Anak Mudah (easy child)

Anak dengan sebuah pembawaan seperti ini biasanya sangat ceria, aktif, mudah ketika menghadapi perubahan, serta biasanya sangat menyukai orang-orang dengan situasi baru. Anak tipe ini idak mudah marah, tapi juga bukan termasuk tipe anak penurut.

Sebenarnya tipe seperti ini merupakan tipe yang paling mudah untuk diasuh. Saking mudahnya, kadang tipe anak ini malah kadang menjadi suka terabaikan. Atau karena mudah tertarik dengan hal baru, pada saat dikerumunan, maka ia akan tiba-tiba melepaskan diri dari pegangan kita dan akhirnya hilang dikerumunan lainnya.

Saat ada di rumah, maka anak ini akan lebih suka menghabiskan waktunya di depan televisi, hingga sangat terabaikan karena kesibukan kita dengan para anggota keluarga yang lainnya.

Sebagai orang tua kita memang harus sangat hati-hati pada saat mengasuh anak dengan tipe seperti ini. Tarik-ulur peraturan merupakan hal yang sangat wajib kita terapkan. Supaya ia tidak merasa terkekang disatu sisi namun juga tetap “kendali” atas dirinya tetap dalam genggaman kita.

Cobalah moms lebih sering meluangkan waktu untuk bisa benar-benar berbicara tentang kesehariannya. Hal sepertii ini akan membantu kita untuk tetap “memilikinya” di sisi kita.

Karakter Anak Pemalu (slow to warm up)

Hampir sekitar 15 % anak-anak termasuk ke dalam tipe seperti ini. Bila seorang bayi yang berusia 9 bulan itu akan mudah tersenyum kepada orang lain, maka bayi tipe ini pasti akan menangis dan berlari menjauh. Namun justru akan mudah melambaikan tangan setelah sebagian orang mulai pergi.

Balita dengan tipe yang seperti ini biasanya sangat sensitif dengan pakaian, temperatur ruangan dan berbagai perubahan kecil dalam kesehariannya. Mereka sangat membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa beradapatasi dari berbagai aktivitas yang satu ke aktivitas yang lainnya.

Mereka mungkin merupakan seorang pekerja yang lamban namun sangat suka untuk mempelajari berbagai hal yang menarik hatinya. Seperti yang Karp pernah katakan, jika ada keraguan maka abaikan saja.

Perasaan anak dengan tipe yang seperti ini sangatlah halus dan sebaiknya harus dijauhkan dari kritik yang sangat tajam, dan juga kasar. Penolakan terhadap dirinya akan bisa membuat dirinya menjadi seorang yang sangat penakut dan juga rapuh di sepanjang hidupnya.

Jadi kita juga sangat wajib untuk bisa memastikan perkembangan personalitasnya stabil dan mempunyai waktu perubahan situasi yang cukup. Mereka ini bukanlah seorang tipe anak yang akan tergesa untuk bisa mengganti baju mereka dan menikmati serunya duduk di atas sebuah komedi putar.

Karakter Anak Penuh Semangat (wild child)

Paling tidak satu diantara sepuluh anak merupakan anak dengan tipe seperti ini. Mereka penuh energi dan juga semangat, sampai seolah-olah sukar untuk dikendalikan. Emosinya juga mudah untuk naik  namun juga sangat mudah untuk turun seperti halnya sebuah roller coaster.

Mereka kan terlihat lebih aktif, lebih tidak sabaran, lebih suka menantang ataupun membantah, tapi di satu sisi mereka juga lebih sangat sensitif dan juga mudah rapuh. Solusi terbaik  buat anak dengan tipe seperti ini  hanyalah satu, membuatnya untuk terus aktif sepanjang hari. Ajaklah  ia bermain di luar, pilihkan sebuah sekolah dengan aktivitas belajar yang berada  di luar ruangan (misalkan konsep sekolah alam).

Karena anak-anak dengan tipe seperti ini butuh untuk terus membakar energinya serta terus beraktivitas sesuai dengan mood-nya. Namun perlu juga diingat, mereka juga tipe anak yang butuh sebuah struktur sistem yang pasti untuk tetap membuatnya aman dan juga stabil, dan tentu saja akan membuatnya lebih sabar.

Wah, jujur ya moms anak bungsu saya termasuk tipe yang terakhir ini. Sungguh anak yang luar biasa. Bahkan saya sendiri aja sering bilang kalau baterai kerja anak saya ini selal full jadi tidak perlu terlalu sering di charge. Karena dia gak pernah diam, lari kesana kemari penuh dengan eksplorasi.


Diantara tipe anak yang dijelaskan diatas, kita juga perlu tahu nih moms beberapa tipe kepribadian menurut Florance Littauer dalam Personality Plus for Parents untuk anak, di antaranya:

Sanguinis

Kepribadian anak ini sangat enerjik, ramah, memberikan kesan ceria dalam berbagai kondisi apapun, dan suka memotivasi orang lain. Para Sanguinis mempunyai kecenderungan untuk mencari sebuah perhatian, kasih sayang, dukungan, dan pengakuan dari banyak orang di sekitar mereka.

Anak dengan tipe Sanguinis ini juga biasanya akan mudah memulai pembicaraan, bersifat sangat optimis, dan bisa dengan mudah berteman dengan siapapun. Namun, mereka biasanya mempunyai pola yang tidak teratur dalam hal menjalankan berbagai aktivitas, emosional, dan sangat sensitif terhadap apa yang orang lain pikirkan tentang diri mereka.

Koleris

Mempunyai sikap tegas, berorientasi pada sebuah tujuan, dan bisa mengatur sebuah tindakan dengan sangat cepat. Anak dengan berkeperibadian Koleris ini cenderung mencari sebuah kesetiaan dan penghargaan dari orang lain atas kemampuan diri yang dimilikinya.

Biasanya anak Koleris ini juga sangat menyukai tantangan dan bisa dengan mudah menyelesaikan tugas yang sulit sekalipun. Kedisiplinan serta juga kemampuan mereka untuk tetap fokus terhadap suatu hal tersebut bisa membuat dirinya sangat berpotensi menjadi seorang pemimpin yang sangat baik.

Namun, hal tersebut juga bisa menyebabkan diri mereka menjadi cukup workaholic, keras kepala, dan juga sangat tidak peka terhadap perasaan orang lain.

Melankolis

Anak tipe seperti ini mempunyai ciri sikap pendiam, pemikir, dan perfeksionis. Sikap perfeksionisnya ini biasanya membuat sang anak mampu untuk menyelesaikan tugas secara sistematis dan juga tepat waktu. Namun sangat tak jarang hal tersebut juga bisa membuat mereka menjadi pesimis, kritis, dan sering merasa kecewa jika hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan usaha yang telah mereka lakukan.

Anak dengan tipe kepribadian melankolis seperti ini sangat cenderung membutuhkan kepekaan dan juga dukungan dari orang lain. Mereka juga biasanya akan membutuhkan sebuah ruang dan kesunyian untuk bisa memikirkan sesuatu sebelum mereka harus bertindak, menulis, ataupun membicarakan apa yang telah ada di dalam pikirannya.

Plegmatis

Anak dengan sebuah kepribadian seperti ini biasanya mempunyai pembawaan yang selalu merasa cukup terhadap apa yang telah dimiliki. Berjiwa sederhana, mencari kedamaian dengan lebih banyak diam, tidak mudah bergaul walaupun sesungguhnya mereka sangat menyukai berada di dekat orang banyak, dan juga mampu untuk menyeimbangkan diri mereka sendiri.

 


Bagi orang lain, anak dengan tipe plegmatis seperti ini terlihat lebih lamban, namun hal tersebut bukan karena mereka tidak sepintar serta juga setangkas orang lain. Hal tersebut melainkan karena mereka mempunyai sebuah penguasaan diri yang sangat baik dan awas terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka bahkan sangat mampu untuk mengatakan hal yang tepat pada waktu yang tepat.

Pada dasarnya anak dengan tipe seperti ini sangat tidak menyukai resiko dan juga tantangan, mereka juga sangat membutuhkan waktu untuk bisa menyesuaikan diri terhadap suatu perubahan. Walaupun mereka sangat cenderung menghindari banyak masalah yang dianggap bisa membebankan diri mereka, tetapi mereka bisa dan mampu menyelesaikan tugas yang ada di bawah tekanan.

Anak dengan tipe seperti ini juga merupakan seorang individu yang sangat setia serta selalu berusaha untuk menghormati keluarga mereka dan juga membantu orang yang sangat membutuhkan pertolongan.

Dari keempat tipe kepribadian yang moms ketahui diatas sebenarnya tidak ada yang lebih baik antara satu dengan yang lainnya. Seorang anak tetap bisa mempunyai berbagai sikap yang ada dalam kesemua tipe kepribadian yang ada di atas. Hanya saja akan terdapat salah satu dari tipe kepribadian yang sifatnya akan terlihat lebih dominan dalam diri sang anak.

Jika kita bisa memahami dan mendampingi anak-anaknya dengan menggunakan pola asuh yang sesuai dengan kepribadian dominant mereka, maka niscaya hubungan antara kita dan anak bisa terlihat lebih harmonis.

Nah, moms cantik sudah siapkah kita dengan menggunakan pola asuh yang tepat untuk berbagai karakter dan kepribadian anak kita? Harus siap dunk ya! Untuk yang terbaik buat putra putri kita.


Salam



Gimana sih! Membentuk Karakter Anak? Simak Yuk!



Kepribadian seorang anak itu sangat menentukan sebuah kesuksesan dan kebahagiaannya di masa depan. Hal ini yang bisa moms lakukan untuk bisa mewujudkannya

Setiap anak itu pasti dilahirkan dengan sebuah kepribadian yang sangat unik serta berbeda-beda. Namun, tempat ia tumbuhlah yang yang sangat memainkan peran besar dalam hal pembentukan karakternya sebagai seorang anak yang baik ketika di masa depan.

Oleh karena itulah, kita sebagai orangtua, saudara, dan guru mempunyai sebuah peran yang sangat besar untuk bisa mengajarkan anak mengembangkan berbagai sifat kepribadian yang positif.

So, moms jangan sedih ataupun berkecil hati ya! Meskipun kita merasa berada di sebuah lingkungan yang “jelek” menurut kita. Tapi bangunlah sebuah “benteng takeshi” dalam keluarga kita supaya anak kita tetap terjaga meskipun dia harus “mengembangkan sayapnya” di luar rumah

Tips Pembentukan Karakter Anak yang Baik, Kuat, dan Percaya Diri
 
Jauhi Label
Ketika moms mau memberikan sebuah label ataupun kata untuk perilaku tertentu, kadang moms secara tidak sadar membuat anak itu sangat percaya bahwa ia memang seperti itu. Untuk hal itulah, sebaiknya jauhi atau kalau bisa hilangkan hal tersebut.

Contoh yang mungkin paling sering orangtua katakan pada anak, “Kamu bodoh, kamu keras kepala, kamu nakal,” dan sebagainya.

Memberikan sebuah label pada anak itu bisa membuat mereka menutup diri dan juga semakin malas untuk bereksplorasi. Hal ini bisa menyebabkan perasaan rendah diri, bahkan bisa meniru perilaku orang lain yang ada di sekitar mereka.

Ingatlah untuk bisa selalu berhati-hati dengan berbagai kata yang moms gunakan. Terutama pada saat memperbaiki kesalahan anak tercinta. Moms juga pasti sangat paham dan tahu kalau ucapan seorang ibu itu bisa menjadi doa mujarab loh buat anak. Masa kita mau anak kita jadi bodoh ataupun nakal hanya gegara emosi sesaaat kita. Sebuah pembelajaran juga buat saya yang kadang masih belum bisa menahan diri dan kesabaran.

Setidaknya kita belajar sabar dari anak ya moms! Ladang kesabaran ekstra
 
Biarkan Mereka Bermain

Pada zaman sekarang ini, memang cukup sulit untuk mencari permainan yang bisa untuk mengajarkan berbagai nilai seperti halnya berbagi, peduli, semangat tim, dan ketahanan pada anak-anak.

Namun kita tetap bisa untuk menanamkan berbagai nilai tersebut dengan cara berolahraga sambil bermain. Olahraga serta permainan merupakan sebuah kegiatan pengembangan kepribadian terbaik untuk anak-anak.

Sayangnya banyak orang tua pada  saat ini melindungi anak-anak mereka dari berbagai permainan lapangan dan bahkan membatasi mereka untuk tidak berolahraga. Padahal hal ini sangat penting untuk pembentukan fisik dan mental anak secara keseluruhan.

Untuk itu, kita harus bisa melibatkan mereka secara aktif dalam olahraga.
 
Bersikaplah Lembut Terhadap Kekurangan Mereka

Banyak orang tua yang sangat berharap anak-anak mereka bisa unggul dalam segala hal yang akan mereka lakukan. Ketika anak-anak tidak sesuai dengan harapan, maka ada beberapa orangtua pun yang mulai menyatakan kekecewaannya melalui banyak cara. Bahkan sangat tak jarang yang mulai menuduh kalau anaknya tidak cukup kompeten.

Penting untuk kita ingat bahwa setiap anak itu mempunyai kemampuan unik. Sebagai orang tua, kita harus bisa mengidentifikasi dan mendorongnya. Kita bisa memberikan sebuah bantuan lembut untuk bisa memperbaiki kekurangan anak tanpa harus mengurangi kepercayaan diri mereka.
 
Jangan Membandingkan Anak

Penting! Ketika kita membandingkan anak dengan saudara, teman, kerabat, dan tetangga lainnya bisa merusak kepribadian anak. Kebiasaan ini bisa memberikan pesan bahwa ia tidak cukup baik.

Anak-anak akan menjadi bingung tentang identitas mereka sendiri sehingga mulai meniru orang lain. Untuk itu, memahami akan kepribadian anak merupakan langkah pertama dan sangat penting ketika membangun kepercayaan diri serta kekuatan terbaik mereka.
 
Model Perilaku yang Tepat

Anak-anak itu belajar dari apa yang mereka lihat, lebih dari apa yang mereka dengar. Karena itulah dengan menerapkan berbagai hal yang kita anjurkan bisa meninggalkan kesan abadi pada mereka.

Misalnya dari berbaga hal kecil seperti halnya mengatur buku-buku di rak hingga bersikap sopan kepada para tamu. Anak-anak akan  mengikuti apa yang kita lakukan.

Jika ada sebuah kemunafikan atau kata-kata tidak sesuai dengan perilaku kita, maka anak-anak bisa mengambilnya dengan sangat cepat. Oleh itulah, memang sangat penting untuk mempraktikkan apa yang kita ajarkan padanya.
 
Jadilah Pendengar yang Baik

Anak-anak itu selalu membutuhkan perhatian. Ketika anak-anak tumbuh, maka mereka akan menjadi semakin mandiri. Anak-anak pra-sekolah dan juga balita itu sangat cenderung mengekspresikan diri mereka lebih banyak dengan berbicara. Terutama pada saat keterampilan bahasa mereka sedang berkembang. Sebagai orang tua, kita memang harus sabar dan juga mendengarkan cerita mereka. Dengan begitu, maka anak akan merasa lebih percaya diri.

Batasi Waktu Anak Menonton Televisi dan Bermain Gadget

Gadget merupakan masalah yang harus dialami oleh para orangtua pada saat ini. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa memang terlalu banyak melihat layar gadget ataupun menonton televisi bisa sangat mempengaruhi perkembangan intelektual dan sosial anak.

Bermain game di gadget bisa menyebabkan kecanduan serta bisa membuat anak cenderung lebih sedikit melakukan berbagai interaksi sosial. Batasi screen time anak serta ajari mereka untuk bisa menghargai lingkungan serta orang-orang yang ada disekitarnya lebih dari berbagai hal virtual yang mereka lihat di gadget.
 
Memberikan Kejelasan Tanggung Jawab Pada Anak

Terkadang banyak orang tua merasa gagal mengkomunikasikan apa yang mereka harapkan dari seorang anak dan pada akhirnya menuduh mereka melakukan kesalahan. Padahal ketika sebuah aturan dan tanggung jawab tegas, maka beberapa anak akan belajar untuk menyelaraskan perilakunya akan hal itu.

Mungkin sangat perlu waktu bagi anak-anak untuk bisa menyesuaikan diri dengan seperangkat aturan, tetapi kepatuhan yang berkelanjutan bisa menjadikan sebuah kebiasaan pada akhirnya. Jadi kita harus banyak bersabarlah.
 

Dorong Kemandirian Anak

Ajaklah anak secara perlahan untuk bisa mengelola tanggung jawab mereka yang sangat sederhana. Misalnya mengepak tas sekolah mereka, nenbereskan mainan, menyikat gigi, ataupun meletakkan kaus kaki kotor pada tempatnya.

Dorong anak kita untuk bisa melakukannya secara mandiri dengan sebuah pengawasan minimum. Ini tidak hanya akan melatih mereka dalam hal keterampilan hidup tetapi juga bisa meningkatkan rasa tanggung jawab mereka nantinya.
 
Terapkan Pola Asuh yang Lembut

Menegur ataupun melukai anak secara fisik pada saat mereka melakukan kesalahan bisa memperburuk keadaan. Untuk itu, cobalah kita untuk bisa lebih sabar dan jelaskan kepada mereka konsekuensi dari kesalahan yang teah mereka perbuat. Hal ini akan jauh lebih efektif untuk bisa memberikan perubahan yang lebih positif.

Ingatlah, ketika kita meneriaki anak, ia pasti akan takut dan tidak mengerti konsekuensi dari tindakan mereka. Menjelaskan kepada mereka atau bahkan kadang-kadang membiarkan mereka mengalami hasil tindakan mereka, maka membantu mereka memahami hubungan sebab-akibat.

Nah moms saying, semakin banya ya PR besar buat kita untuk mendidik dan membesarkan buah hati tercinta. Apalagi dengan kondisi zaman ataupun lingkungan seakrang ini yang semakin WAH, pasti kita harus lebih ekstra lagi dalam pembentukan ini.

Semoga bermanfaat! 


Salam



Anakku, Seperti Apakah Karaktermu?


 
Banyak sekali para pakar psikologi yang mulai mengatakan kalau kegagalan ketika  menanam karakter pada seseorang sejak usia dini. Pasti akan sangat membentuk sebuah pribadi yang bermasalah ketika dimasa dewasanya kelak. Oleh karena itulah, untuk sejak usia dini maka karakter itu sangat perlu untuk dibentuk serta dibina supaya memperoleh sebuah kualitas karakter yang sangat baik. Seperti halnya ketika akan membentuk sebuah otot maka latihan haruslah dilakukan secara terus menerus .

Thomas Lickora pernah mengemukakan “Walaupun jumlah anak – anak hanya 25% dari total jumlah penduduk, akan tetapi sangat menentukkan sekitar 100% masa depan”. Jadi, untuk pembentukkan sebuah karakter melalui sebuah pendidikan karakter sedini mungkin kepada anak itu merupakan sebuah kunci utama untuk bisamembangun suatu bangsa.

Apalagi bagi saya seorang ibu yang pernah mengalami kegagalan dalam segala hal, sangatlah tidak ingin kegagaglan itu juga tercipta pada anak saya. Pemikiran seperti ini pasti juga selalu terbersit pada semua orang tua manapun. Sangat tidak ingin melihat kegagalan pada diri anak-anaknya. Cukuplah orang tua yang mengalami sebuah kegagalan tapi jangan pula terjadi pada masa depan anak.

Cukup sangat di rasa tidak ada waktu terlambat untuk terus menggali dan mengenal akan karaker anak kita ya moms! Terus belajar dan belajar, terus memahami dan memahami, terus mendekat dan mendekat. Pasti kita bisa!

Pendidikan Karakter Anak

Kapan waktu yang sangat tepat untuk bisa menentukkan kesuksesan serta juga keberhasilan seseorang? Maka jawabnya yaitu pada saat masih usia dini. Disini kita bisa membuktikannya melalui sebuah fakta yang memang telah banyak diteliti oleh para pakar dunia. 


Pada usia dini 0-6 tahun, maka otak akan berkembang sangat cepat sampai 80%. Pada usia tersebut maka otak akan menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik ataupun buruk. Itulah masa – masa yang dimana sebuah perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena pada saat itu banyak orang yang biasa menyebut masa ini sebagai masa – masa emas anak ( Golden Age ).

Kita sebagai orang tua dan para pendidik memang hendaknya bisa memanfaatkan masa emas anak untuk bisa memberikan pendidikan karakter yang baik bagi anak. Sehingga anak kita bisa untuk meraih keberhasilan serta juga kesuksesan dalam kehidupannya dimasa yang akan mendatang. Namun memang tidak dapat disangkal, kadang orang tua ataupun guru tidak bisa menyadari akan dampak dari sikap mereka terhadap anak ini justru bisa menjatuhkan mental anak.

Misalnya dengan memukul dan juga memberikan sugesti negative kepada anak, sehingga bisa menjadikan anak tersebut bersikap buruk, rendah diri dan juga minder, penakut dan tidak berani untuk mengambil resiko yang mana pada akhirnya karakter – karakter tersebut pasti akan dibawanya sampai dewasa. Tentu hal tersebut akan menjadi sebuah penghambat besar bagi anak dalam meraih dan mewujudkan semua keinginannya.

Sebenarnya untuk sebuah kesuksesan itu memang tidak hanya ditentukan oleh sebuah kecerdasan otak saja. Kesuksesan itu akan lebih dominan ditentukan oleh sebuah kecakapan dalam hal membangun hubungan emosional dengan diri sendiri, orang lain dan juga lingkungan. Selain itu, yang sangat tidak boleh ditinggalkan yaitu hubungan spriritual dengan sang pencipta-Nya yaitu Allah SWT.

Nah, moms sampai disini kita pasti sudah bisa melihat dan mengetahui sedikit pembentukan karakter anak itu seperti apa nantinya kita membentuk mereka. Sebuah PR besar buat saya sendiri, yang masih sangat jauh dari kata sempurna sebagai seorang ibu buat buah hati hati saya. But! Jangan menyerah dan putus asa ya moms, kita masih belum terlambat. Yuk! Kita melangkah bersama membentuk karakter terbaik untuk putra putri kesayangan kita. 

Disini ada beberapa karakter yang bisa kita kehendaki bisa tumbuh dari diri anak kita ya moms! :

Percaya Diri 


Kepercayaan terhadap diri sendiri itu memang sangat berpengaruh terhadap sebuah perilaku anak. Sebagai ilustrasi, seorang anak itu sebenarnya sangat mampu untuk mengerjakan soal hitungan, akan tetapi karena dia selalu menilai soal hitungan itu sangat sulit dan tidak bisa dikerjakan olehnya maka dia pun tidak akan bisa untuk mengerjakannya.

Oleh kerna itulah membangun kepercayaan diri anak itu sangatlah penting. Sebagai orang tua kita bisa melakukan komunikasi dengan anak secara sehat, yaitu dengan tidak menekan anak tetapi mengangkatnya atau dengan kata lain menghargai segala kreatifitas yang dimilikinya.

Memiliki Rasa Ingin Tahu


Anak itu tipikal ciptaan yang sangat pandai bertanya tentang segala hal yang telah dia  lihat ataupun dengar. Akan tetapi kepandaian tersebut pasti tidak akan terekspresikan dengan baik apabila respon dari lingkungannya sangat tidak menyenangkan. Oleh sebab itu maka berikanlah sebuah jawaban dengan sangat bijaksana pada anak yang telah bertanya. 


Memiliki Motivasi Diri

Dalam hal menumbuhkan sebuah motivasi anak maka sebaiknya memang harus dilakukan sejak dini. Pemahaman seorang anak yang diberikan sejak kecil pasti akan dibawanya sampai dewasa. Kadang orang dewasa itu menganggap anak kecil belum mengerti apa-apa, sehingga orangtua itu terlihat menyepelekan kualitas obrolan dengan anak. Padahal pada kenyataannya anak tersebut akan menyerap informasi apa pun yang telah diterimanya.

Mampu Menahan Diri atau Bersabar


Ketika seorang anak itu menginginkan sesuatu, maka sangat jarang sekali mereka bisa menahan keinginannya tersebut. Anak-anak itu selalu ingin segara memiliki baik dengan cara merengek ataupun dengan cara merebutnya langsung dari orang lain. Karakter seperti ini bisa kita ubah ya moms seiring dengan pemahaman anak tentang keuntungan yang akan diperolehnya jika dia bersabar (menunda keinginan).

Misalnya, anak yang menginginkan permen maka akan diberi pilihan, jika dia mengambilnya sebelum jam istirahat maka dia hanya bisa memperoleh satu tetapi jika dia mengambilnya setelah jam istirahat tiba, maka dia akan memperoleh permen tersebut dua. Anak akan belajar memilih sebuah tindakan serta juga konsekuensi dari tindakannya itu sendiri (jika anak mampu untuk bersabar, maka dia pasti akan bisa mendapatkan jumlah permen lebih banyak).

Mampu Bekerja Sama atau Bergaul


Anak itu memiliki sebuah kemampuan emosional dan juga social yang sangat baik dalam lingkungannya. Hal ini sangat mungkin bisa terjadi karena kondisi dalam dirinya baik dan lingkungan yang positif pun pasti akan mendukungnya. 


Faktor Kegagalan Dalam Membentuk Karakter Anak :

•    Orangtua terlalu menyepekan jadi tidak dididik sejak dini. Padahal pendidikan sejak dini itu bersifat sangat permanent. Anak pada usia 0-7 tahun, berdasarkan keyakinan islam bahwa “ belajar diwaktu kecil, bagaikan mengukir di atas batu”.

•    Kesalahan orang tua dalam hal mendidik anak. Yaitu ketika tidak sangat berhati-hati dengan ucapan ataupun doa yang berdampak negative terhadap seorang anak. Terkadang orang dewasa itu terlalu memaksakan anak dan tidak menanamkan karakter baik pada anak meskipun itu untuk tujuannya baik.

•    Menanamkan berbagai sugesti negative melalui sebuah perkataan pada anak, sehingga terbentuk sebuah stigma yang tidak baik terhadap pembentukan karakter anak.

Akibatnya:

•    Sifat anak bisa menjadi acuh tak acuh dan juga emosi tidak seimbang.

•    Bersikap sangat agresif, minder, dan negative thinking.

•    Kreatifitas anak akan hilang sampai 90%.

Nah moms! Kita pasti sangat tidak ingin bukan anak kesayangan kita jadi bersifat seperti itu. Jangan salahkan anak moms! Anak seperti itu bisa jadi karena ketidaksabaran dan kesalahan kita juga sebagai orangtua yang telah salah dalam membentuk karakter anak. Yuk! Kita buang satu persatu sifat jelek kita juga sebagai orangtua supaya kita bisa mencetak generasi bangsa yang hebat dan sempurna!

Semoga Bermanfaat ^_^ 


                                                                                 Salam 


Terkenal Akan Kelezatannya! Martabak Aceh Makanan Tradisional Dari Aceh

Sumber : msn.com


Martabak Aceh merupakan salah satu makanan tradisional sejenis martabak yang sangat khas yang berasal dari daerah Aceh. Jika dilihat dari penampilannya, maka untuk martabak yang satu ini terlihat berbeda dengan martabak di Indonesia pada umumnya. Begitu juga dalam hal segi rasa, maka Martabak ini tentu mempunyai cita rasa yang memang sangat khas. Martabak ini merupakan salah satu makanan tradisional yang memang cukup sangat terkenal di Aceh. Karena rasanya yang sangat khas, maka makanan yang satu ini memang sangat digemari oleh masyarakat sekitar maupun untuk para wisatawan yang berkunjung ke sana.

Keunikan dan Keistimewaan Martabak Aceh

Salah satu dari keunikan Martabak Aceh ini yaitu dari segi penampilannya. Apabila martabak pada umumnya itu menggunakan kulitnya untuk bisa membungkus isi martabak, namun berbeda halnya dengan Martabak Aceh yang biasanya menggunakan telur untuk membungkus kulit martabak. Penampilan dari Martabak ini memang  sekilas hampir cukup mirip dengan Telur Dadar. Namun pada bagian tengahnya terdapat sebuah kulit martabak yang terbuat dari adonan khusus. Selain itu pada bagian luarnya juga terdapat sebuah rajangan seperti bawang merah serta juga daun bawang sebagai penyedap rasa.

Proses Pembuatan Martabak Aceh

Untuk bisa membuat Martabak Aceh ini ada 2 hal yang harus Anda persiapkan, yaitu kulit martabak dan adonan telur. Kulit martabak itu biasanya terbuat dari bahan seperti halnya tepung, mentega, dan telur. Untuk proses pembuatannya hampir sama dengan kue cane, yaitu campurlah semua bahan kemudian diaduk menjadi suatu adonan. Setelah jadi, maka adonan tersebut digoreng tipis-tipis sampai matang dan terlihat berwarna kecoklatan.

Sumber : rasamasa


Setelah itu untuk membuat adonan telur maka biasaya terdiri dari bahan seperti telur, garam, daun bawang dan bawang merah.  Selain itu ada juga yang menambahkan beberapa bahan seperti bawang bombay, udang kecil, seledri, dan yang lain, sebagai sebuah variasi. Untuk bisa membuat adonan tersebut, maka caranya hampir sama dengan membuat adonan telur dadar, yaitu telur dan bahan tadi akan dimasukan ke dalam wadah kemudian dikocok-kocok sampai rata.

Setelah kulit martabak serta adonan telur selesai, selanjutnya panaskan minyak secukupnya dalam wajan martabak. Setelah minyak tersebut panas, lalu adonan telur dituangkan secukupnya ke dalam wajan dan dilebarkan seperti halnya membuat telur dadar. Setelah telur memadat, selanjutnya letakan kulit martabak di atas telur dan lipat telur sesuai dengan ukuran kulit martabak. Kemudian lakukan lagi sebuah proses yang sama untuk bagian sebaliknya sampai kulit martabak tertutup dengan telur. Setelah itu goreng lagi sampai matang.

Penyajian Martabak Aceh

Martabak Aceh ini biasanya sering disajikan bersama dengan Acar. Acar ini biasanya akan terbuat dari berbagai bahan seperti bawang merah dan cabe hijau. Untuk pembuatan acar ini diketahui hampir sama dengan acar pada umumnya. Selain bisa dijadikan sebagai menu cemilan, maka di beberapa tempat, untuk Martabak Aceh ini juga bisa disajikan bersama dengan Kuah Kari.

Cita Rasa Martabak Aceh

Martabak Aceh ini tentu mempunyai cita rasa yang sangat khas serta berbeda dengan martabak pada umumnya. Rasa gurih yang ada pada adonan telur di bagian telur dipadukan dengan rasa kenyal dari kulit martabak ini tentunya akan memberikan sensasi rasa tersendiri saat Anda menyantapnya. Selain itu dipadukan juga dengan suguhan acar yang segar tentu akan membuat kenikmatan Martabak Aceh ini akan semakin komplit. Selain sebagai pelengkap, maka acar ini juga bisa mengurangi rasa eneg pada saat Anda menyantapnya terlalu banyak.

Kuliner Martabak Aceh
Martabak Aceh ini merupakan salah satu makanan tradisional yang sangat terkenal di Aceh. Di kota tersebut, makanan ini sangat mudah untuk ditemukan karena banyaknya para penjual yang terlihat menjajakannya di warung martabak, warung kopi, tempat makan, bahkan secara keliling. Sehingga bagi Anda yang berkunjung ataupun berwisata ke Aceh bisa dengan mudah menemukannya.

Untuk masalah harga serta rasanya cukup bervariasi, karena banyaknya penjual yang terlihat menjajakan makanan yang satu ini. Sehingga Anda memerlukan sebuah rekomendasi yang sangat tepat untuk bisa menikmatinya sesuai dengan keinginan Anda. Selamat mencoba!


Salam 




Permudah Kinerja Perusahaan! Mengenal Struktur Organisasi Mayora


Bentuk organisasi PT Mayora Indah Indonesia merupakan struktur organisasi proyek dengan hubungan organisasi, terutama pada orang-orang yang bekerja di suatu proyek yang sama. Strutur organisasi perusahaan ini terdiri dari beberapa kelompok dari fungsi yang terliat berbeda dengan setiap kelompok yang menitikberatkan pada pengembangan produk tertentu atau lini produksi.

Kendali perusahaan pada Presiden Direktur sebagai pucuk pimpinan. Pelimpahan tugas kerja kepada bawahan melalui masing-masing manajer departemen, selanjutnya akan  dilanjutkan pada staff serta karyawan. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut mengenai seputar tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing bagian.

Berikut ini beberapa struktur organisasi Mayora yang bisa Anda ketahui untuk mempermudah kinerja perusahaannya

Dewan Komisaris

Dewan  Komisaris  ini akan bertanggung  jawab  untuk  melakukan pengawasan  serta memberikan  saran  kepada  Direksi atas  suatu pengelolaan  Perusahaan,  termasuk juga perencanaan  dan  pengembangan,  operasional  dan  penganggaran, kepatuhan  dan  tata  kelola  perusahaan  serta  penerapan keputusan  RUPST. Direksi ini bertanggung  jawab  kepada  RUPST. 

•    Rapat  Dewan  Komisaris ini biasanya diadakan  sebulan  sekali dan  juga  setiap  saat  apabila  dibutuhkan.  Rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi diadakan dua kali sebulan. dibawah  Dewan  Komisarisn Dewan  Komisaris  dibantu  oleh  seorang Sekretaris  serta  Internal  Audit untuk  memastikan  kepatuhan  terhadap peraturan  Bapepam-LK  dan  SEC  serta peraturan  relevan  lainnya.  





Direksi

Direksi  tersebut  akan berwenang  dan  bertanggung  jawab  penuh  atas pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan, sesuai dengan maksud serta  tujuan  perseroan  serta  mewakili  perseroan,  baik  dalam  maupun  luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Direksi dibantu oleh Kepala Divisi dan/atau Kepala Unit Organisasi serta akan dibantu oleh Staf Ahli Direksi.  Staf  Ahli  Direksi  ini diketaui terdiri  dari  Staf  Ahli  Utama  dan  Staf Ahli Pratama.  Staf  Ahli  Direksi  ini  mendukung  serta  membantu  Direksi dalam mengelola, mengendalikan dan mengembangkan perusahaan.

Direksi terdiri dari:

A. Direktur  utama yang akan Bertanggung  jawab  atas  berjalannya  semua  fungsi organisasi Di perusahaan  dan juga berwenang  menetapkan  arah  kebijakan serta strategi perusahaan yang menyeluruh.

B. Direktur Pemasaran Bertanggung jawab atas fungsi-fungsi dibawah ini:
  1. Fungsi pemasaran
  2. Fungsi Account Manager
  3. Kebijakan Promosi
  4. Kebijakan penjualan dan Kontrak penjualan
  5. Kebijakan Harga
  6. Kebijakan Pemasok
  7. Kebijakan Hubungan Pelanggan (CRM)

C.  Direktur Umum dan Personalia Ini untuk membantu  dalam  mengelola  dan  menjalankan  kegiatan Perusahaan dan  untuk  mendukung  serta  membantu  Direktur  SDM  & Umum  dalam  mengelola  dan  menjalankan  kegiatan  Perusahaan meliputi bidang Pelayanan SDM & Remunerasi, Pengembangan Sistem SDM  &  Organisasi,  Pengembangan  SDM  &  Penilaian  Kinerja  serta Manajemen Kualitas.




D. Direktur Pengembangan Produk.

Untuk  mendukung  serta membantu  Direktur  Utama  dalam mengelola  dan juga menjalankan  kegiatan  Perusahaan  yang meliputi  bidang  Pengembangan  Bisnis. Untuk  menangani  aktifitas  pengembangan  bisnis yang  ada  serta  mencari  peluang  bisnis  baru  yang sangat prospektif, menangani urusan  fungsi  yang  berhubungan  dengan  pengembagan  produk  serta juga rekayasa produk, dokumentasi dan infrastruktur pendukung & fungsi yang berhubungan dengan dukungan terhadap berbagai aktifitas pengembangan produk.

E. Direktur pengembangan Produk membawahi:
  • Manajer  teknik  yang  bertanggung  jawab  atas  pengembangan cara menghasilkan produk yang berkualitas.
  • Manajer  Laboratorium  yang  bertugas  untuk  meriset  atau melakukan  pengukuran  dalam  pembuatan  produk  yank  akan diproduksi.
  • Staff  Projek  yang  bertugas  untuk  mengamati  dan  membantu dalam pembuatan produk baru.

F. Direktur Keuangan

Direktur  keuangan  bertanggung  jawab  mengelola  dan menjalankan kegiatan Perusahaan untuk:
  • Menangani urusan Biaya & HPP dan Persediaan.
  • Menangani urusan Penjualan, Piutang dan Hutang.
  • Menangani urusan Anggaran & Pelaporan.
  • Menangani urusan Sistem & Prosedur.
  • Menangani urusan Pengelolaan Dana dan Perencanaan Keuangan.
  • Menangani urusan Verifikasi, Bendahara dan Bank.
  • Menangani urusan Pajak dan Asuransi.
  • Menangani  urusan  yang  berhubungan  dengan  Optimasi  Aset  dan Portofolio Investasi.

Inilah beberapa struktur organisasi Mayora yang Bisa Anda ketahui. Adanya penetapan sebuah struktur organisasi itu ditujukan untuk mempermudah dalam menangani berbagai macam tugas di perusahaan.


Salam