Dilematis Bulan Ramadhan




















Ramadhan merupakan bulan suci yang sangat dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia.  Banyak keistemewaan dan misteri pahala menggunung yang terkandung di dalam bulan yang suci itu.  Ramadhan adalah bulan penuh barokah, bulan sejuta hikmah, dan bulan kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Dengan kata lain, beruntunglah orang-orang yang bertemu dengan Ramadhan dan bisa berbuat kebajikan di dalamnya. Kemuliaan dan keberkahan Ramadhan telah disampaikan oleh Allah dan Rasul-Nya.

“Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban. Ramadhan merupakan bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Ramadhan merupakan bulan santunan, bulan yang di mana Allah melapangkan rezeki setiap hamba-Nya.

(Cernak) Tabungan

Alhamdulillah...tulisan cernak ini berhasil jadi juara terbaik 1 pada lomba cernak "cerita anak Asma'ul Husna" di grup penulis cerita anak  ^_^





 “Hore! Tabunganku banyak, bisa beli mobil-mobilan tercanggih nih..seru Ale membahana ruang kelas.
“Yeee..masih banyakan tabungannya Arya”, sahut Tito dari ujung kelas.

Ale kemudian mendekati Arya, “wah..banyak sekali tabunganmu, kok bisa ya?” Arya hanya tersenyum.

“Kita beli mobil-mobilan keluaran terbaru super canggih yuk! ntar kita balapan” ajak Ale pada Arya

“Gak ah, aku mau beli barang yang lebih super canggih lagi dari itu”, sahut Arya sambil tersenyum

“Aku duluan ya semuanya…” Arya berlalu, sedangkan Ale masih bengong batinnya bergumam “sombong banget Arya, mentang-mentang tabungannya banyak”

Suatu sore, Ale melihat Arya sedang membawa kardus dengan naik sepeda menuju ujung komplek.  Ale masih penasaran dengan kata-kata Arya di sekolah beberapa hari yang lalu, maka diapun mengikuti Arya dari belakang. Sesampainya di ujung belokan, Ale melihat Arya turun dari sepeda berjalan menuju sebuah rumah kecil yang sudah sangat reyot.

Ketika dan Saat …. IBU..!!!




Jika IBU selalu cerewet
Pernahkah kita menggerutu waktu beliau cerewet?
Jawabannya : pernah

~ Pernahkah kita cuekin beliau?
Jawabannya : pernah

~ Pernahkah kita memikirkan apa yang beliau pikirkan?
Jawabannya : tidak pernah

~ Sebenarnya apa yang beliau pikirkan?
Jawabannya : takut
Yaitu : takut tidak bisa melihat kita senyum, bahagia, tertawa
dan takut tidak bisa mengajar kita lagi karena waktunya singkat.

~ Saat IBU menutup mata
Tidak ada lagi yang cerewet
Saat kita menangis memanggil-mangil beliau
Apa yang beliau balas?
IBU hanya diam
Tetapi bayang beliau tetap ada disamping mu dan berkata
“Anakku jangan menangis, ibu masih di sini, ibu sayang kamu!”





Andhika, putra kecilku ini dari sejak bayi sampai sekarang suka sekali menampakkan senyumnya.

I really love U my little prince ^_^

semoga kelak kau menjadi anak yang sholeh, penyejuk mata & hati mama & papa

Ketika di AWAL & AKHIR usia kita


♥ Bismillaahir Rahmaanir Rahiim ♥

Ketika kamu dilahirkan, kamu diazan tanpa Sholat,
Ketika kamu meninggal, kamu disholatkan tanpa azan.

Ketika kamu dilahirkan kamu tidak mengetahui siapa yang mengeluarkanmu,
Ketika kamu mati kamu tidak tahu siapa yang akan mengusungmu.

Ketika kamu dilahirkan, kamu dibersihkan dan dimandikan,
Ketika kamu mati, kamu dimandikan dan dibersihkan serta disholatkan.

Ketika kamu dilahirkan, kedua ibu bapak dan keluarga kamu bergembira,
Ketika kamu mati, kedua ibu bapak dan keluarga kamu menangis ke atas kamu.