(Cernak) Tabungan

Alhamdulillah...tulisan cernak ini berhasil jadi juara terbaik 1 pada lomba cernak "cerita anak Asma'ul Husna" di grup penulis cerita anak  ^_^





 “Hore! Tabunganku banyak, bisa beli mobil-mobilan tercanggih nih..seru Ale membahana ruang kelas.
“Yeee..masih banyakan tabungannya Arya”, sahut Tito dari ujung kelas.

Ale kemudian mendekati Arya, “wah..banyak sekali tabunganmu, kok bisa ya?” Arya hanya tersenyum.

“Kita beli mobil-mobilan keluaran terbaru super canggih yuk! ntar kita balapan” ajak Ale pada Arya

“Gak ah, aku mau beli barang yang lebih super canggih lagi dari itu”, sahut Arya sambil tersenyum

“Aku duluan ya semuanya…” Arya berlalu, sedangkan Ale masih bengong batinnya bergumam “sombong banget Arya, mentang-mentang tabungannya banyak”

Suatu sore, Ale melihat Arya sedang membawa kardus dengan naik sepeda menuju ujung komplek.  Ale masih penasaran dengan kata-kata Arya di sekolah beberapa hari yang lalu, maka diapun mengikuti Arya dari belakang. Sesampainya di ujung belokan, Ale melihat Arya turun dari sepeda berjalan menuju sebuah rumah kecil yang sudah sangat reyot.



Ale, mengendap-endap menuju rumah itu.  Belum sempat Ale menempelkan kupingnya di dinding rumah tiba-tiba terdengar suara Arya dari dalam rumah, “Ale..masuk aja kesini”

Ale tersentak cukup kaget, diapun masuk ke dalam rumah itu sambil tersipu malu.  Di dalam rumah itu Ale melihat ada seorang nenek tua dan seorang anak laki-laki sebaya dia.

“Rafli, ini ada hadiah untukmu” kata Arya sambil menyerahkan kardus yang ada ditangannya.

Kardus dibuka, “wah…5 anak ayam dan 5 anak itik” seru Rafli terlihat girang.
“Arya, terima kasih banyak ya” Rafli memeluk Arya dengan air mata yang tertahan.
 “iya sama-sama” sahut Arya.

Sejam kemudian, diperjalanan pulang dari rumah Rafli.  “jadi itu hadiah super canggih yang kamu bilang kemarin ya?” tanya Ale.

“iyalah, canggihkan karena hadiahnya bernyawa dan hidup” sahut Arya sambil tertawa.

“tabunganmu bisa habis dibelikan dan diberikan ke orang” kata Ale.

“gak akan habis, Allah kan Maha Pemberi Rezeki jadi Allah punya rezeki yang banyak.  Kata bundaku semakin banyak kita memberi pada orang yang membutuhkan maka Allah akan semakin banyak memberikan rezeki-Nya pada kita.”  sahut Arya.

“tapi nanti, aku tidak bisa beli mobil-mobilan dong” sahut Ale.

“yee…sudah kubilang Allah itu Maha Pemberi Rezeki yang paling banyak lho! jangankan mobil-mobilan, yang lebih hebat dari itu kalau Allah sudah memberikan rezeki-Nya pasti kita dapat beli. Gimana mau gak ngasih hadiah buat Rafli dan yang lainnya” sahut Arya

“hmm..kayanya bener juga kata Arya kalau Allah itu Maha Pemberi Rezeki bila aku sering berbagi juga, buktinya tabungan Arya selalu banyak” batin Ale bergumam.

“oke deh…yuk! temenin aku ke pasar” ajak Ale.

“nah, gitu dunk…hayo! aku temenin.” Sahut Arya dengan semangat.






0 komentar:

Post a Comment