Apa Yang Terjadi Jika Suka Memeriksa Ponsel Di Pagi Hari


pixabay
Setelah bangun tidur di pagi hari, apa hal pertama selanjutnya yang biasa kita lakukan, memeriksa ponsel? Memeriksa ponsel seolah-olah menjadi satu kebiasaan yang tidak bisa dilepaskan.
Jika memeriksa ponsel pada pagi hari setelah bangun tidur adalah salah satu dari rutinitas yang selalu kita lakukan di pagi hari, maka para peneliti dan ahli memberitahukan bahwa hal tersebut memiliki dampak tingkat stres yang cukup tinggi terjadi di otak.

Jangan Mau Jadi Korban Patah Hati

Pacaran, menjadi kata yang paling populer dikalangan remaja saat ini. Orang yang tidak mempunyai pacar maka akan dibully habis-habisan. Dibilang tidak laku, tidak gaul, tidak bisa mengikuti zaman dan lain sebagainya.
Fenomena pacaran atau suka dengan lawan jenis seakan sudah merebak kemana-mana. Tidak hanya kalangan remaja bahkan anak dibawah umur sudah mengenal apa itu arti pacaran.

Pahlawanku, Heroik versus Drama Korea

Sekarang gema hari Pahlawan lagi semarak dikumandangkan dimana-mana. Kisah heroik para pahlawan bangsa mulai dikuak kembali satu persatu. Diperkenal pada para generasi bangsa semua kisah para pahlawan tersebut. Anak-anak mulai membayangkan sosok pahlawan yang mereka kagumi.
Untuk si sulung anakku yang baru berusia 7 tahun, sedikit demi sedikit kukenalkan para pahlawan bangsa ini yang sudah berjuang demi kemerdekaan. Meskipun pemikirannya masih kecil, saya yakin suatu saat dia akan mengerti arti dari semua ceritaku.
Di benak sulungku sosok pahlawan yang dia tahu hanyalah para tokoh kartun seperti Tobot, Robocar Poli dan lain-lain. Saya memahami kondisi ini, karena dia berada pada zaman milineal seperti ini maka tontonan yang dia lihat itulah yang dia tahu.
Kita sebagai orang tua tidak usah khawatir, setidaknya dalam benak anak kita mulai kita tanamkan teladan atau sikap yang positif yang ada dalam diri tokoh kartun yang dia gemari.
Samahalnya dengan diriku sendiri. Mempunyai sosok pahlawan yang sangat aku hormati, sayangi & kagumi. Tidak ada yang mengenalnya, sikap kepahlawannya tersembunyi tidak tampak mata dan tidak disadari oleh siapapun.
Perjuangan yang dia lakukan tak kenal lelah, dari detik demi detik tetesan keringat dia persembahkan untuk negeri ini dan keluarganya. Tidak ada keluhan yang keluar dari lisannya. Hanya untaian doa yang terus mengalir untuk kejayaan negeri ini dan orang-orang yang dia sayangi.
Satu hal yang menarik dari pahlawanku ini. Beliau sangat suka nonton drama korea. Suatu hal yang fantastis bagiku, seseorang yang memiliki jiwa heroik ternyata juga memiliki sisi melankolis. Disudut mata senjanya bisa kutemukan sisi teduh yang biasa kita lihat di drama-drama korea. Kalau ditelusur lebih mendalam bisa diambil sisi positifnya juga dari sekian banyak drakor yang sering disebut-sebut orang. Mengajarkan arti kesabaran, ketenangan, kebijaksanaan dan lain sebagainya.
Bagi seorang yang berjiwa pahlawan hal tersebut diperlukan juga. Jadi selain jiwa heroik maka jiwa melankolis positif juga diperlukan. Sehingga keseimbangan bisa terjadi dengan sempurna.
Berkaca dari dua orang yang sangat berarti dalam hidupku yaitu anakku yang mengartikan pahlawan bagi dirinya adalah Tobot dan kawan-kawan. Maka selayaknya aku juga memperkenalkan seorang pahlawan yang selama ini yaitu ibuku sendiri atau nenek dari anakku, seorang penyuka drama korea dan membuatku juga suka dengan drakor
Ibuku seorang guru di desa yang kuanggap sebagai pahlawanku. Mengajar di pelosok desa, memberikan sedikit sumbangsih untuk generasi bangsa. Beliau pahlawan yang tidak terkenal tapi jiwa kepahlawanan sangat terpatri dalam dirinya untuk negeri ini. Tidak hanya itu semua sejarah bangsa sudah mengakar dalam benaknya sehingga kalau menjelang tanggal 10 November serangkaian cerita pahlawan bangsa akan mengalir dimulutnya.
Anakku sangat wajib kukenalkan salah satu sosok pahlawanku ini karena anakku tidak sempat bertemu dengan pahlawanku ini di dunia. Pahlawanku itu kini sudah terbaring tenang dipangkuan sang Pencipta-Nya.
Pahlawanku adalah ibuku, pahlawan yang tidak dikenal bahkan tidak ingin dikenang.

Referensi : Pengalaman pribadi
Gambar : Pemuda Silampari

Jadi Zombie Sangat Menakutkan

Beberapa waktu yang lalu masyarakat mulai dihebohkan dengan pemberitaan diberbagai media tentang jenis obat terlarang yang dikenal dengan pil zombie. Efek samping dari pil ini membuat penggunanya berperilaku seperti zombie bahkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan meninggal dunia.
Ketua Umum DPP Granat (Gerakan Nasional AnAntikti Narkotika) Henry Yosodiningrat mengatakan, flakka memiliki zat aktif berupa fentanyl derifat. Zat ini memiliki potensi 10.000 kali lebih kuat dibanding morfin. Selain itu, flakka juga mengandung senyawa kimia berupa MDPV (Methylenedioxypyrovalerone). (detikcom)
Meskipun pemerintah dengan cekatan dan cepat mulai mengantisipasi peredaran pil PCC ini dengan memberikan himbauan dan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha di bidang farmasi, untuk tidak menjual atau memberikan kepada siapapun obat ini, tanpa dilengkapi dengan resep dokter.
Dalam antisipasi ini, kepolisian dan pemerintah juga melibatkan Lurah, RT dan RW, agar menyurati pelaku usaha farmasi di wilayahnya, agar tidak sembarangan menjual pil PCC. Hal ini harus dilakukan kontinue dan serius.
Melihat kasus yang terjadi di Kendari waktu itu, sangatlah membuat kita sebagai orang sangat khawatir. Banyak yang menjadi korban keganasan pil ini. Bisa kita bayangkan kalau hal itu menimpa anak kita yang sedang menimba ilmu di sekolah. Kemudian disuguhkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab pil ini.
Yang namanya anak – anak, apabila dikasih semacam permen oleh orang lain pastilah dengan sigap mengambilnya. Kesempatan inilah yang bisa dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Selaku orangtua yang juga berusaha mengantisipasi peredaran pil zombie ini, saya selalu mengingatkan anak ketika dia berada jauh dari pengawasan saya seperti ketika dia sekolah. Salah satu caranya saya hanya terus mengingatkan anak saya supaya tidak boleh menerima apapun yang dikasihkan oleh orang yang tidak dikenal atau bahkan oleh orang yang dikenal sekalipun.
Setiap saat, seperti habis pulang sekolah saya secara kontinu berbicara atau bertanya sama anak saya tentang segala hal. Supaya anak bisa terbuka sehingga kalau ada hal yang janggal kita sebagai orang tua bisa segera menyelidikinya.
Untuk anak, saya juga mulai memperkenalkan padanya tentang pengetahuan pil zombie ini. Meskipun kadang anak saya belum terlalu paham maka kita usahakan menganalogikannya supaya anak bisa paham. Misalnya, anak saya sangat suka games zombie yang ada di tablet maka dari itu akan saya ceritakan padanya apabila memakan pil PCC ini maka korbannya itu akan jadi zombie. Hal seperti membuat anak akan berpikir untuk menghindarinya.

Keselamatan generasi muda berada ditangan kita semua. Lakukan berbagai cara untuk menyelamatkan generasi ini. Kejayaan suatu negara berada ditangan generasi ini. Jangan sampai hancur oleh ulah tangan oknum yang tidak bertanggung jawab

referensi : detikcom
gambar (Tribun Jateng)