Bank Sampah Bersinar Bandung, Kelola Sampah Secara Bijak



Sampah kalau dibiarkan menumpuk memang akan semakin menimbulkan kesan lingkungan yang kotor dan mudah menyebarkan penyakit.  Apalagi kondisi sampah yang ada di perkotaan seperti kota Bandung.  Kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah ditempat yang ditentukan membuat sampah semakin menumpuk.






Dilansir dari pikiran-rakyat.com (01/03/2018)  Sebuah pola pikir baru berusaha ditularkan Bank Sampah Bersinar. Lewat beragam cara, para penggiat yang berada di BSB ini berusaha menyadarkan masyarakat bahwa sampah pun bisa bermanfaat. Lebih dari itu, sampah juga bisa memiliki nilai ekonomi.



"Kalau kita perlakukan sampah secara manusiawi, akan jadi berkah. Kalau tidak manusiawi, jadi bencana," kata Fifie Rahardja, founder Bank Sampah Bersinar waktu wawancara live video dengan Indari Mastuti, CEO Indscript.

Fifie juga mengatakan, "agar sampah bisa memiliki nilai ekonomi, prosesnya sangat mudah. Dimulai dengan pemilahan sampah sejak di tahapan rumah tangga.  Pemilahan sampah bisa dilakukan ke dalam empat kelompok terlebih dahulu: kertas dan kardus, sampah plastik, besi dan logam, serta kaca. Masyarakat bisa membawa keempat kelompok sampah tersebut ke Bank Sampah Bersinar untuk menukarnya dengan sejumlah barang kebutuhan.



Sampah-sampah yang terkumpul di Bank Sampah Bersinar nantinya akan didaur ulang.  Hasil daur ulang bisa menghasilkan sebuah produk baru yang berasal dari sampah namun bernilai ekonomis.

Hal seperti ini dilakukan oleh penggiat BSB selain membantu pemerintah kota Bandung untuk mengurangi tumpukan sampah.  Maka BSB juga menjadi salah satu wadah pemerdayaan masyarakat untuk membantu mereka dalam proses daur ulang sampah.

#indscriptwriting
#indscriptcreative
#inblack

6 komentar:

  1. Saya tidak tahu cara like di blog Mba. Jadi saya komen saja ya..

    Coba di tempat saya ada bank sampah seperti itu..

    ReplyDelete
  2. Ternyata sampah juga masih bisa bernilai ya, Mbak.

    ReplyDelete
  3. Keren banget idenya, dari sampah jadi rupiah. TFS mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi meskipun sampah masih tetap berguna ya mbak :)

      Delete