Bersamanya Aku Bisa!




Hamil suatu momen yang sangat aku nantikan setelah menikah. Aku sangat ingin merasakan keajaiban itu. Membayangkan ada sebuah kehidupan baru didalam diriku, sesuatu yang belum pernah aku rasakan. 3 bulan kulalui setelah menikah, belum ada tanda-tanda kehamilan dalam diriku. Perasaan was-was dan khawatir mulai menggelayutiku, padahal baru 3 bulan menikah perasaan takut itu sudah muncul dalam benakku. Tapi, aku yakin naluri setiap wanita yang sudah menikah yang ingin segera punya anak pasti akan merasakan kekhawatiran yang sama. Apalagi program supaya bisa hamil sudah dijalani dengan konsisten.


3 bulan berlalu, bulan berikutnya. Momen bahagia yang kunanti akhirnya mulai menyapaku. Pagi itu, dengan hati sedikit ragu dan takut kuberanikan diri untuk melakukan testpack. Dada terasa berdegup kencang, panas dingin sekujur tubuh menanti hasil dari alat tersebut. Hasil dari testpack mulai terlihat, terucap jutaan rasa syukur tersirat dalam hatiku. 2 garis merah tergambar jelas, tak terasa airmataku yang tertahan mulai tumpah. Ketika suamiku melihat aku sedang menangis, dia mulai menenangkanku, dia mengira testpackku kali ini gagal lagi seperti bulan-bulan yang lalu. Tapi ketika kulihatkan hasil testpack yang ada aditanganku, dia terlihat sangat bahagia.


Sucikan Hati Memasuki Bulan Suci




Pintu gerbang Ramadhan sudah berada diambang mata. Nuansa Ramadhan seakan-akan sudah terasa. Tinggal menunggu beberapa hari lagi maka bulan suci Ramadhan akan menyapa.

Sekarang masih berada di bulan Sya’ban, Setiap Waktu-waktu yang dilewati, masing-masing mempunyai kelebihan dan keutamaan yang berbeda. Oleh karena itu harus bisa memperlakukannya secara proposional. Termasuk juga dalam menyiapkan kedatangan bulan suci Ramadhan yang memiliki banyak keutamaan. Sebagai seorang muslim tentulah kita tidak ingin melewatkan begitu saja keistemewaan yang dimiliki oleh bulan Ramadhan. Untuk menanamkan kecintaan terhadap bulan Ramadhan, mulai dari sekaranglah waktunya bagi kita untuk mempersiapkan diri menjelang kedatangan bulan yang lebih baik dari seribu bulan yaitu bulan suci Ramadhan.


Mahalnya Harga Sebuah Kejujuran




Potret buram dunia pendidikan mulai tercoreng lagi. Beredarnya pemberitaan tentang contekan massal yang terjadi di Jawa Timur Surabaya membuat dunia pendidikan semakin memprihatinkan. Bahkan setelah pemberitaan yang ada di Jawa Timur, hari demi hari media massa mulai menguak praktek yang sama ( contekan massal ) diberbagai tempat. Kita sebagai pemerhati pendidikan untuk anak-anak sedikit kecewa dengan kelakuan orang-orang yang membuat dunia pendidikan ini sedikit terpuruk.

Kasus sama yang terjadi di Jawa Timur tersebut mungkin memang sudah lama terjadi di kalangan dunia pendidikan namun tidak ada satu orangpun yang berani membongkarnya. Orang-orang yang ada disekeliling terlena dengan keadaan itu meskipun mereka punya segudang bukti. Sekarang ketika suatu bukti terkuak nyata maka berbagai reaksi terjadi di kalangan masyarakat. Sangat miris melihat kenyataan yang terjadi pada seorang bocah dan orang tuanya yang berani menyuarakan sebuah kejujuran. Dampak kejujuran yang dilakukan oleh sang bocah dan orang tuanya menuai kecaman dari segelintir masyarakat, namun di pihak lain banyak juga yang menaruh simpati terhadap sang bocah dan orang tuanya.


Menumbuhkan Mental Wirausaha



Dunia kerja kantoran memang dunia yang kadang mengiurkan. Gaji yang bisa diterima tiap bulan sehingga tidak khawatir akan kekurangan uang, wibawa yang terangkat di mata masyarakat karena kerja di kantoran, masa depan yang cerah karena bermodalkan uang pensiunan dan masih banyak lagi hal-hal mengiurkan yang dirasakan orang kantoran.

Kesempatan atau peluang setiap orang memang berbeda-beda. Ketika ditanyakan apakah mereka lebih memilih kerja kantoran atau wirausaha maka sebagian besar dari orang-orang akan lebih memilih dunia kerja kantoran dengan alasan kehidupan akan lebih terjamin. Tidak semua dari mereka akan bisa berkesempatan yang sama. Ada yang menempuh jalan lurus ketika mencari kerja tanpa harus merasakan rasa sakit karena ditolak, gagal dan sebagainya. Dari sebagian besar itu adapula orang-orang yang lebih memilih dunia wirausaha., alasan yang dikemukakan juga beragam.


Cara Mengelola Keuangan Bagi para Ibu Rumah Tangga



Menjadi ibu rumah tangga tidaklah semudah atau sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Karena, selain mengurus rumah tangga, seorang ibu rumah tangga umumnya juga bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan keluarga. Sehingga, pengelolaan keuangan terbaik perlu dilakukan agar keuangan keluarga dapat lebih terjaga. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mengelola keuangan keluarga? Berikut ini beberapa cara untuk mengelola keuangan bagi para ibu rumah tangga.

Membuat Perencanaan



 Sebelum mulai mengelola keuangan, salah satu hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu yakni membuat perencanaan keuangan. Seorang ibu rumah tangga perlu mencatat segala pengeluaran secara detail serta membuat perencanaan keuangan yang tepat di setiap periodenya. Dengan membuat perencanaan keuangan, pengeluaran keuangan rumah tangga akan lebih terjaga dan uang yang dikelola dapat terjaga.

Menabung Sebagian Uang 



Selain membuat perencanaan keuangan dengan menghitung pengeluaran setiap periodenya, seorang ibu rumah tangga juga perlu mengalokasikan keuangan keluarga dalam bentuk tabungan. Menabung merupakan salah satu hal yang penting karena akan sangat berguna ketika ada pengeluaran tak terduga dalam jumlah besar. Selain itu, dengan menabung sebagian uang yang dikelola, uang yang dimiliki juga bisa bermanfaat dalam jangka waktu yang lebih lama. Sehingga, keuangan keluarga akan lebih terjaga apabila dialokasikan kedalam bentuk tabungan.

Menginvestasikan Uang yang Dimiliki



Agar dapat mengelola keuangan secara sempurna, maka seorang ibu rumah tangga juga perlu melek terhadap akses keuangan yang bisa didapat. Salah satunya yakni akses untuk melakukan investasi terhadap uang yang dimilikinya. Investasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena sangat membantu para ibu rumah tangga agar uang yang didapatnya dapat berkembang. Selain itu, saat ini juga terdapat skema investasi mudah yang bisa dilakukan oleh setiap orang yakni Mekar.

Jadi, tidak perlu memahami dunia bisnis dan investasi, seorang ibu rumah tangga juga dapat berinvestasi dan mengembangkan keuangan keluarga dengan berinvestasi melalui skema investasi yang mudah seperti Mekar. Itulah ulasan bagaimana cara mengelola keuangan keluarga bagi para ibu rumah tangga. Semoga bermanfaat.


Salam


PESONA KEINDAHAN BATIK INDONESIA




Pesona batik semakin hari semakin berkembang. Batik secara historis sudah ada dan dikenal sejak abad XVII. Pada waktu itu seni batik ditulis dan dilukis pada daun lontar. Pada saat itu pola dan motif batik masih di dominasi nuansa binatang dan tanaman. Kini nuansa pesona batik mulai mengalami perkembangan, bisa dilihat dari corak-corak lukisannya yang mulai memunculkan motif abstrak menyerupai awan, wayang, relief candi dan lain-lain.

Perjalanan perkembangan batik di Indonesia berkaitan dengan keberadaan beberapa Kerajaan zaman dahulu diantaranya Kerajaan Mataram dan Kerajaan Majapahit sampai Kerajaan berikutnya sesudah Majapahit. Berdasarkan histories perkembangan batik banyak dilakukan pada zaman Kerajaan Mataram, Kerajaan Solo dan Kerajaan Yogyakarta. Batik pada zaman dahuu merupakan salah satu kebudayaan keluarga Kerajaan. Jadi awal mulanya batik hanya dikenakan terbatas oleh raja dan keluarganya.


Perempuan Seribu Wajah



Bimbingan Belajar Unika Central College

Jl. Hikmah No. 101 Rt 30
Banjarmasin

Komplek Banua Permai, Jl. Gunung Permai Selatan  IV Blok F No.3 Cempaka Banjarbaru






            Membicarakan tentang perempuan maka bayangan kita bahwasanya perempuan merupakan sosok yang penuh dengan kelembutan dan kasih sayang.  Di dalam diri seorang perempuan memang telah diciptakan sebuah naluri keibuan dan kasih sayang yang melekat dalam dirinya.  Perempuan merupakan sosok lembut yang didalamnya terdapat setumpuk kekuatan untuk melakukan sebuah perubahan.  Dalam diri seorang perempuanlah lahir generasi-generasi penerus kehidupan ini.  Tersirat sebuah istilah lewat buaian tangan seorang perempuanlah kemajuan atau kemunduran suatu zaman bisa terjadi.  Maksud lain dari istilah tersebut bahwasanya didikan seorang perempuan atau seorang ibu terhadap seorang anak yang bisa menyebabkan kemajuan ataupun bahkan kemunduran suatu zaman. Perempuan-perempuan yang terus berusaha menciptakan dan mengkreasikan kualitas dirinya untuk mendidik generasi penerus ini, lewat kualitas didikan merekalah kemajuan zaman akan terjadi bahkan meningkat sebaliknya bagi perempuan yang lemah dengan kualitas diri maka didikan untuk generasi penerus juga akan lemah kualitas sehingga kemunduran bahkan kehancuran zaman bisa dengan mudah terjadi.

            Sekarang ini aku juga mulai memainkan sebuah peran untuk anak-anak yaitu sebagai salah satu pendidik untuk mereka anak-anak yang membutuhkan tambahan belajar selain di sekolah.  Sejak dulu aku memang mencita-citakan ingin mempunyai sebuah tempat untuk anak-anak belajar tambahan.  Cita-cita ini akhirnya terwujud setelah aku menikah dan mendapat dukungan penuh dari suami.  Aku mulai berhenti kerja dan mulai merintis cita-citaku ini.  Banyak yang menyayangkan atas keputusanku untuk berhenti kerja dan memulai sesuatu yang baru padahal belum tentu akan berhasil dengan sukses.  Namun, pandanganku waktu itu bukan kesuksesan dunia dan materi yang aku harapkan melainkan kesuksesan ilmu dan pahala yang akan terus mengalir dari ilmu yang bermanfaat.