Ingin Sewa Rumah? Inilah 5 Tips Menemukan Sewa Rumah Terbaik




Sama halnya dengan membeli rumah, maka untuk menyewa rumah juga dibutuhkan pertimbangan. Apalagi bila kontrak sewa yang dilakukan itu lebih dari 2 tahun, pastinya dibutuhkan pertimbangan yang sangat matang. Jadi, ke depannya tidak ada rasa penyesalan yang akan membuat Anda harus mencari rumah sewa lainnya. Karena memutuskan untuk sewa di tengah perjanjian sewa bukanlah hal yang sangat menguntungkan.

Lalu apa saja yang harus Anda perhatikan saat ini mencari rumah yang disewa? Sebenarnya tidak begitu berbeda dengan mencari rumah untuk dibeli. Dalam pencarian rumah untuk disewa juga sangat dibutuhkan pertimbangan seperti halnya lokasi, harga, kondisi bangunan dan lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ada beberapa tips yang telah dirangkum untuk bisa menemukan rumah sewa yang terbaik, yaitu

  • Lokasi


Lokasi merupakan hal yang paling penting untuk dijadikan sebuah pertimbangan jika Anda ingin melakukan sewa rumah. Pilihlah lokasi yang jaraknya yang berdekatan dengan tempat Anda beraktifitas. Dimana untuk bisa mencapainya bisa di jangkau dengan transportasi umum yang murah. Seperti halnya sewa rumah di Jakarta Timur, bisa menjadi pilihan untuk Anda.

Periksa juga lingkungan yang ada sekitar rumah yang akan disewa, mulai dari keamanan, hingga potensi banjir. Sudah pasti sangat merugikan apabila ternyata Anda harus tinggal di lingkungan dengan kriminalitas tinggi atau banjir. Karena kehilangan barang ataupun rusaknya barang milik Anda karena banjir bukanlah menjadi tanggung jawab pemilik rumah.

  • Harga


Harga juga sudah pasti menjadi sebuah pertimbangan untuk Anda yang sedang mencari sewa rumah. Semakin dekat lokasi rumah dengan pusat kota, maka sudah pasti harga sewanya juga akan mahal. Apalagi bila bangunan rumah baru yang direnovasi dan mempunyai fasilitas lengkap. Jadi, untuk mengakalinya maka carilah rumah sewa yang berada di pinggiran pusat kota namun memiliki transportasi yang baik untuk ke tempat beraktifitas. Janganlah memaksakan diri untuk tinggal di rumah dengan harga sewa tinggi dan juga berada di pusat kota.



  • Kondisi Bangunan


Pastikan rumah yang akan Anda sewa dalam keadaan baik dan layak huni, sesuai dengan yang disebutkan pemilik rumah. Kondisi rumah yang layak contohnya yaitu cat dinding yang tidak mengelupas, terdapat air bersih, tidak ada atap yang bocor, bebas dari hama rumah seperti rayap dan tikus, pintu yang kokoh, dan lain sebagainya. Hal tersebut bisa memastikan Anda untuk bisa langsung tinggal dengan tenang di rumah tersebut tanpa harus melakukan perbaikan terlebih dahulu.



  • Lingkungan Bersih


Pilihlah lokasi sewa rumah yang berada di lingkungan bersih. Hal tersebut tergolong sangat penting dari segi kenyamanan. Lingkungan yang bersih juga sangat mempengaruhi kesehatan Anda atau anggota keluarga lainnya agar tidak mudah terserang penyakit.

  • Fasilitas Kawasan yang Memadai


Terakhir, maka carilah kawasan rumah disewakan atau kontrakan yang memberikan fasilitas yang memadai. Fasilitas yang dimaksud contohnya seperti sarana pendidikan, hiburan (restoran/bioskop), tempat bermain, sampai arena olahraga dan bermain anak. Sesuaikan juga dengan gaya kehidupan Anda. Lagi-lagi tujuan dari hal ini yaitu faktor kenyamanan. Sudah pasti Anda akan merasa nyaman apa bila bisa berada dekat dengan hal-hal yang Anda sukai untuk sekedar melepas kepenatan.

Memang tidak semua tips yang ada di atas mungkin dimiliki oleh rumah yang disewakan.  Namun setidaknya bisa membantu Anda untuk memilih seperti apa rumah yang terbaik untuk jangka waktu pendek ataupun panjang Anda dalam menyewa rumah. Apabila Anda ingin mencari rumah sewaan yang terbaik maka Anda bisa langsung klik link ini www.sewa-rumah.net


Selamat membaca, salam




Sewa Kantor Virtual, Pertimbangkan Dulu 5 Hal Penting Berikut Ini




Sebuah kantor virtual merupakan ruang bersama, seperti halnya kantor fisik pada umumnya. Sebuah virtual office ini memiliki semua manfaat dari kantor pada umumnya. Seperti halnya telepon, email, fax dan juga beberapa kebutuhan fisik lainnya yang merupakan bagian integral menjaga operasional kantor normal.

Kantor Virtual ini merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk memulai sebuah bisnis di abad ke-21. Bagi para pebisnis yang sedang menjalankan usaha, maka keberadaan kantor tentunya sangat diperlukan agar semua kegiatan operasional perusahaan sehari-hari bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, keberadaan sebuah kantor juga menarik kepercayaan dari konsumen maupun klien. Namun kenyataannya, untuk sekarang ini di kota besar seperti Jakarta, lahan perkantoran itu semakin terbatas dan harga sewa kantor Jakarta pusat juga semakin tinggi.



Hal itulah yang sering kali menjadi sebuah kendala bagi para pebisnis. Menyikapi akan hal ini, sebenarnya sudah banyak konsep kantor virtual untuk memenuhi kebutuhan perkantoran. Kantor virtual memungkinkan untuk para pegawai melakukan pekerjaan di luar kantor. Kantor yang telah diperkirakan akan menjadi kantor masa depan ini memang seperti memberikan sebuah angin segar bagi para pebisnis.

Sewa kantor virtual itu memang sangat membantu para pebisnis. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pemilik usaha sebelum sewa kantor virtual. Berikut ini beberapa tips yang harus Anda perhatikan sebelum menyewa kantor virtual, yaitu


  • Menentukan lokasi

Perlu Anda ingat bahwa lokasi kantor yang strategis itu akan membuka peluang bagi Anda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Ketika menentukan sebuah sewa kantor virtual yang akan Anda sewa, maka penting untuk tetap memperhatikan lokasinya. Meskipun hanya berwujud dalam sebuah  kantor virtual, bukan berarti Anda harus mengabaikan faktor lokasi.


  • Fasilitas yang Akan Didapat

Selain lokasi, maka fasilitas juga menjadi sebuah aspek penting untuk dipertimbangkan sebelum memilih kantor virtual. Kelengkapan sebuah fasilitas yang diberikan oleh kantor virtual bisa menjadikan acuan kualitas dari perusahaan penyedianya. Misalnya tersedianya ruang meeting, ruang pengendali perusahaan, ataupun hall room. Fasilitas tersebut akan dianggap penting karena akan memudahkan Anda saat klien ingin mengadakan pertemuan.


  • Harga Terjangkau

Harga yang ditawarkan untuk sewa kantor virtual memang menjadi pertimbangan yang penting untuk suatu perusahaan. Sebelum menyewa kantor virtual maka sebaiknya Anda melakukan perbandingan harga dengan fasilitas yang akan ditawarkan. Pastikan Anda memilih jasa sewa virtual office yang menawarkan harga terbaik dan juga sesuai dengan budget perusahaan.


  • Konsep Perusahaan Kantor Virtual

Anda perlu juga mengetahui konsep dari perusahaan penyedia kantor virtual tersebut. Konsep ini akan menjadi sebuah acuan utama untuk bidang bisnis yang sedang Anda jalankan. Pilihlah sebuah kantor virtual yang mengusung konsep sejalan dengan bisnis Anda. Sehingga akan terjalin suatu kerja sama yang menguntungkan. Anda bisa melihat berbagai konsep kantor virtual dari segi pelayanan,  pimpinan perusahaan, serta juga sistem kepegawaian.


  • Pegawai

Hal terakhir yang tidak kalah penting untuk Anda perhatikan sebelum memilih virtual office yaitu para pegawai yang nantinya akan bekerja sama dengan Anda. Tidak semua pegawai tersebut bisa langsung beradaptasi dengan mudah.  Hal ini karena memang konsep kantor virtual ini belum terlalu populer berada di kalangan masyarakat Indonesia.

Inilah beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum memutuskan sewa virtual office. Bagi para pengusaha pemula, sewa kantor virtual bisa menjadi pilihan yang tepat karena praktis dan juga tidak membutuhkan biaya yang besar. Bagi Anda yang ingin mencari ruang kantor, service office ataupun virtual office maka bisa langsung klik link ini  www.sewa-kantor.net


Selamat membaca, salam



Mengentaskan Kasus Gizi Buruk Anak Indonesia Bersama Pendekar Anak



Anak-anak perlu mendapatkan kehidupan yang sejahtera dan menyenangkan. Sebab, kehidupan yang sejahtera dan menyenangkan akan mengantarkan mereka menjadi anak-anak yang unggul di masa depan. Tak hanya itu, anak Indonesia bisa meraih cita-citanya kelak apabila memiliki kehidupan yang sejahtera. Sehingga, akan tercipta bibit-bibit pemimpin yang unggul melalui anak Indonesia yang hidup dengan sejahtera.

Agar anak Indonesia bisa memiliki kehidupan yang sejahtera, maka dibutuhkan dukungan dari orang dewasa. Dukungan dapat ditunjukkan dengan memberikan gizi terbaik untuk anak Indonesia, fasilitas kesehatan yang memadai, lingkungan tempat tinggal yang sehat serta pendidikan yang berkualitas. Gizi jadi salah satu poin penting mengingat anak-anak tengah berada pada fase tumbuh dan berkembang.

Kualitas gizi yang diberikan kepada anak-anak sangat menentukan seberapa optimal proses tumbuh kembang yang dijalankan oleh sang anak. Sayangnya, tidak semua anak Indonesia telah mendapatkan gizi yang lengkap dan banyak anak Indonesia yang masih mengalami masalah gizi buruk. Padahal gizi buruk bisa menghambat proses tumbuh kembang sang anak sekaligus proses tumbuh kembang yang tengah dijalaninya.

Untuk mengentaskan kasus gizi buruk yang banyak dialami anak Indonesia, maka Anda bisa turut serta menjadi seorang pendekar anak. Kini, menjadi pendekar anak tidaklah sulit karena Anda cukup melakukan donasi secara online melalui Lembaga yang terpercaya seperti UNICEF Indonesia. Sebab, UNICEF Indonesia merupakan Lembaga terpercaya yang minta sumbangan online untuk membantu kehidupan anak Indonesia karena berada dibawah naungan PBB. Selain itu, donasi melalui UNICEF Indonesia juga sangatlah mudah. Berikut ini langkah-langkahnya :


  • Pilih menjadi pendekar anak dan tentukan nominal donasi yang ingin disalurkan
  • Klik bantu sekarang kemudian pilih metode pembayaran yang diinginkan
  • Isi data diri seperti nama lengkap, email dan nomor telepon lalu klik bantu sekarang
  • Selesaikan pembayaran donasi dengan menggunakan kartu kredit agar proses donasi bisa dilakukan secara otomatis setiap bulannya.
  • Anda pun telah berhasil menjadi pendekar anak dan memantau perkembangan donasi melalui informasi seputar donasi dari UNICEF Indonesia.


Selamat membaca, salam




Sewatama Solusi Kelistrikan Dengan Teknologi Canggih



Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri tentunya akan membutuhkan listrik dengan jumlah besar, apalagi jika di terpencil yang pasokan listriknya masih sangat kurang tentunya anda akan membutuhkan pasokan listrik yang cukup tinggi demi menunjang lancarnya perusahaan anda. kini telah hadir sewatama sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang kelistrikan yang akan siap membantu untuk memenuhi kebutuhan anda dalam bidang kelistrikan. Perusahaan ini sudah bergerak sejak 2 dekade lebih sehingga tidak heran banyak konsumen yang mempercayakan masalah kelistrikan pada perusahaan tersebut apalagi saat ini telah dilengkapi dengan mechanical electrical dan piping yang lebih handal.



Di sewatama juga tidak hanya menjual saja namun juga bisa menyewa salah satunya yaitu genset dengan daya listrik yang anda butuhkan dengan adanya genset ini menjadi sebuah solusi bagi anda yang mengerjakan proyek besar namun tidak memiliki pasokan listrik yang cukup, sedangkan untuk perusahaan besar yang ada di kota-kota yang masih terjangkau listrik genset masih tetap dibutuhkan yaitu sebagai cadangan apabila sewaktu-waktu listrik padam karena jika tidak ada listrik cadangan perusahaan akan rugi karena listrik adalah sumber utama. Genset yang disediakan tidak hanya untuk perusahaan saja namun juga bisa untuk di sewa untuk kebutuhan rumah tangga serta acara-acara hajatan lainnya.



Selain genset banyak pula yang lainnya yang berhubungan dengan kelistrikan sehingga untuk membelinya anda tidak usah berpindah-pindah tempat apalagi di sewatama dilengkapi dengan teknologi canggih yakni adanya sistem otomatisasi pembangkit listrik yang bisa anda pantau kapan saja dan dimana saja. keunggulan lain yang ada di sewatama yakni harganya cukup terjangkau jika dibandingkan dengan lainnya. kemudahan pemesanan pun juga diberikan yakni adanya website resmi yang bisa anda kunjungi melalui smartphone canggih sehingga untuk pemesanan, pembelian, ataupun menyewa sangatlah mudah dan tidak perlu pergi ke tempatnya langsung bahkan melalui website tersebut anda bisa konsultasi secara gratis mengenai permasalahan kelistrikan orang-orangnya pun sangat handal untuk maintenance alat listrik.


Selamat membaca, salam

 

Lentera Hidupku




Angin membelai lembut helai demi helai rambutku. Aku sangat suka duduk-duduk santai di teras belakang rumah sambil menunggu ibu pulang berjualan di pasar. “Ohhh…angin ingin sekali aku bisa terbang bersamamu, kuajak ibu melihat indahnya alam ini bermain di atas pelangi bermandikan lembutnya awan.” Bergumamku dalam sepi. “Assalamua’alaikum…lho, anak ibu yang cantik ini kok masih duduk disini? Suara ibu mengejutkan lamunanku. “Wa’alaikumussalam…ngga kok bu, aku baru aja duduk disini sambil nunggu ibu pulang.” Sambil menggandeng tanganku ibu menyuruh aku masuk ke rumah.

 Aku hanya tinggal berdua dengan ibu di rumah yang kecil ini. Bapak sudah lama meninggal sejak aku masih berumur 3 tahun. Sekarang umurku 9 tahun. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ibu berjualan sayur di pasar. Maghribpun tiba…seperti biasa aku sholat berjama’ah dengan ibu. Aku sangat bahagia walau hanya tinggal berdua dengan ibu. Ibu bagaikan pelita dalam hidupku. Rumah ini terasa besar dan luas karena selalu dihiasi dengan kasih sayang ibu untukku.

“lho…kenapa masuk, kataya tadi mau metik bunga di halaman? Ngga ahh…nanti aja, aku bantu ibu masak aja. Biarkan aja ya nak, insyaAllah suatu saat nanti mereka pasti tidak akan begitu lagi.” Aku menangis sambil memeluk ibu. Aku ingin sekali mempunyai teman dan bermain dengan mereka. Apa aku salah punya keinginan seperti itu. Tapi tidak ada satupun dari mereka mau berteman denganku. “Wulan, kok nangis sayang…hayoo, jangan nangis senyum dunk nak, nanti abis makan ibu ajak Wulan ke bukit maukan..? akhirnya aku bisa tersenyum mendengar ajakan ibu.

Kemarin ibu bercerita padaku tentang keindahan alam di atas bukit, ibu bilang dari atas bukit kita bisa melihat sawah yang menghijau, pepohonan yang berjejer rapi, hembusan angin yang menyegarkan ketika menyentuh kulit, dan ibu juga bilang padaku di atas bukit sana terdapat sebuah rumah yang sangat cantik dan besar tapi tidak ada penghuninya sepertinya pemilik rumah itu tidak tinggal disini. Ingin sekali aku pergi kesana dan ternyata keinginanku itu terwujud. Terima kasih Bu…



Setelah cukup jauh berjalan, akhirnya kami sampai di atas bukit. “Bu…benar kata ibu hembusan angin disini sangat nyaman dan tenang. nah…ini rumah yang pernah ibu ceritakan pada wulan waktu itu, rumahnya sangat besar dan cantik. Rumah ini milik siapa ya bu…? Hmm…ibu juga ngga tau nak, mungkin pemiliknya kadang-kadang aja dating kesini atau tidak tinggal disini makanya rumah ini terlihat kosong. Ibu suka dengan rumah seperti ini? Aku bertanya pada ibu “ ibu suka dengan rumah seperti apapun bentuk dan ukurannya asalkan Wulan juga ada disana menemani ibu.” Aku tersenyum mendengar ssahutan ibu atas pertanyaanku. “kalau aku bisa, nanti kubuatkan ibu rumah seperti ini. Tidak usah nanti, sekarang juga bisa kok.” Ibu menyahut.

Kernyitan dahiku membuat ibu tertawa kecil. “iyalah nak, sekarangpun Wulan dah bisa membuatkan ibu rumah seperti ini, tapi tidak di dunia ini. Ibu minta Wulan bisa membuatkannya di akhirat sana. Wulan menjadi anak yang sholihah, berbakti sama orang tua, senantiasa berdoa untuk Ibu maka dari itu Wulan sudah memberikan ibu tiket gratis masuk syurga dan insyaAllah rumah yng lebih indah dan cantik sudah dibangun disana untuk Ibu dan Wulan. Amiin…” kusahut kata-kata ibu sambil memeluknya.

Pagi ini ibu mengajakku ke rumah Bude Ratmi untuk mengantar cucian. Selain berjualan ibu juga menjadi buruh cuci. Ibu mau mengerjakan apa saja asal kerjaan itu halal dan ibu juga terlihat senang mengerjakannya. Bagi ibu semua itu bukanlah beban. Bu…kau memang sosok yang luar biasa. Pulang dari rumah Bude Ratmi, tiba-tiba langkahku terhenti. Terdengar riuh suara anak-anak yang sedang bergembira. Sepertinya langkahku ini terhenti di depan sekolah. Ibu memelukku tanpa ada sepatah katapun. “ayo Bu…kita pulang.”

Hari ini seperti biasanya sambil menunggu ibu pulang berjualan di pasar, aku ingin memetik beberapa bunga-bunga yang ada di halaman rumah. Ibu senang sekali menanam bunga. Harum bunga sudah sangat tercium itu menandakan bunga-bunga itu bermekaran. “kau suka bunga..? sebuah suara lembut mengejutkanku dari belakang, suara siapa itu? yang jelas bukan suara ibu. “kamu siapa?” kucoba berdiri mengarah pada sumber suara tadi. “masyaAllah kamu buta ya…aku Ratih. Iya, aku memang buta, kenapa…kamu kaget telah menyapa orang yang buta? Ohh…tidak, kamu jangan salah sangka karena selama beberapa hari ini dari kejauhan aku sering melihatmu duduk di teras belakang rumahmu atau sedang memetik bunga.

Kamu keliatan seperti biasa aja berjalan tanpa menggunakan tongkat, makanya aku tidak tau kalau kamu buta.” Tanpa kusadari dia mengenggam sebelah tanganku dan mengajak aku duduk di teras rumah. “kalau dia aku memang sudah terbiasa tidak menggunakan tongkat karena aku sudah hafal dengan posisi barang-barang yang ada disini, oiya…sampai lupa namaku Wulan.” Aku memperkenalkan diri sambil merapikan bunga yang ada ditanganku. “oiya Wulan, aku tinggal di rumah yang ada di atas bukit sana. Dari belakang rumahmu bisa terlihat jelas rumahku. Makanya aku bisa melihat dirimu beberapa hari ini. Ohh…ternyata rumah besar di atas bukit itu rumahnya Ratih ya? Iya…biasanya sekitar 2 bulan atau 3 bulan sekali aku dan keluargaku menginap di rumah itu.

Ibuku pernah menceritakan tentang rumah itu kata ibu rumahnya besar dan sangat cantik.” Ratih tertawa kecil mendengar omonganku. “nanti kapan-kapan kuajak kau ke rumahku” kata Ratih sambil membantu aku merangkai bunga. “Wulan, sekarang dah kelas berapa?” aku diam mmbisu ketika Ratih menanyakan itu, sambil tertunduk aku menjawab pertanyaan Ratih dengan pelan. “aku tidak sekolah, ibu tidak punya biaya untuk menyekolahkanku, tapi biar ngga sekolah aku punya guru terbaik di rumah ini yaitu ibu. Ibu mengajariku bercerita dan bernyanyi. Jadi bila ibu sedih aku akan menghiburnya dengan cerita dan nyanyian.” Ratih kembali mengenggam tanganku sambil berkata, “berarti ibumu itu orang yang hebat.” Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara yang sedang memanggil-manggil “ non Ratih…non…walah, ternyata disini toh, ayo non pulang dicari sama ibu. Iya mbok, tunggu sebentar. Wulan, aku pulang dulu ya…nanti aku kesini lagi.”

***

Malam hari setelah sholat maghrib aku menceritakan sama ibu tentang perkenalku siang tadi dengan Ratih. Aku juga mengatakan pada ibu bahwa rumah yang ada di atas bukit itu adalah rumah keluarganya Ratih. Mereka ada disini karena sedang liburan. Aku sangat bahagia karena aku punya teman. Selama ini tidak ada yang mau berteman denganku karena aku buta. Aku tidak bisa bermain dengan mereka bahkan kadang mereka hanya bisa mengejek dan mentertawakanku bila aku terjatuh lantaran tersandung batu. Ibu memelukku sambil mengelus kepalaku dengan lembut, “ibu senang banget ngeliat Wulan bahagia seperti ini, nanti kenalkan sama ibu ya..teman Wulan yang tadi.” Aku tersenyum, aku sangat sayang ibu.

pertamaku ketika melihat dunia ini adalah melihat wajah ibu. Sosok wanita yang selama ini selalu ada untukku. Ibu bagaikan lentera dalam gelapku. Aku ingin melihat wajah itu wajah yang selama ini memiliki segudang kesabaran ketika mengasuh dan meredakan emosiku. Tapi dimana…suara ibu tidak terdengar olehku. Perban dibuka. Mana ibu…???

“Kita mau kemana tante? Aku bingung. “kita akan pulang kerumah Wulan” tante Sylviana menyahut pertanyaanku sambil menahan getar dibibirnya. Sampai dirumah, terlihat banyak orang berkumpul membuat aku semakin bingung. Tante dan om menggandeng tanganku menuju ruang tengah. Illahi Rabbi…siapa yang meninggal?? Aku mendekati sosok yang telah ditutupi kain. Ketika kubuka, Rabbi…ibu…Allah, walau aku belum pernah melihat wajah ibu tapi aku bisa merasakan kehangatan ibu lewat kasih sayangnya. Aku memeluk, mencium kening dan tangannya yang sudah terasa sangat dingin. Aku membisikkan sesuatu di telinga ibu, “bu…ini wulan…Wulan sudah bisa melihat bu..Wulan bisa melihat wajah cantik ibu.

Seperti janji Wulan dulu, Wulan akan selalu mendoakan ibu, menjadi anak yang sholehah sehingga wulan bisa membuatkan rumah besar untuk ibu nanti di syurga sana, Wulan ikhlas dengan kepergian ibu.” Aku berusaha menahan tangisku, aku tidak ingin melihat ibu sedih bila melihat aku menangis. Ibu pernah bilang, kematian itu adalah hak mutlak Allah atas hamba-Nya. Hatiku serasa sudah tidak berbentuk lagi tapi aku harus ikhlas. Walau tangan ibu tidak bisa menggenggam tanganku lagi tapi kasih sayangnya senantiasa kugenggam dalam hati ini untuk bisa terus melangkah menelusuri hidupku. Lentera hidupku sudah pergi menghadap Rabbnya tercinta. Aku mendapatkan lentera baru lewat mata ini.


Salam


Pentingnya Perempuan Terdidik Bagi Lingkungannya




Kita pasti sering mendengar tentang sebuah ungkapan yang mengatakan kalau seorang ibu itu adalah sekolah pertama buat anak-anaknya.  Ungkapan ini benar adanya, keberadaan seorang ibu itu sangat penting bagi pendidikan anak-anaknya.

Hal ini dibuktikan dengan sebuah penelitian yang pernah diadakan oleh Bank Dunia yang memberikan hibah pendidikan gratis di India.  Penelitian ini ditujukan pada perempuan dan laki-laki.  Setelah beberapa waktu dilakukan evaluasi.  Pendidikan yang diberikan pada kaum perempuan memperoleh hasil yang sangat signifikan yaitu memberi beberapa dampak positif diantaranya

1.  Menurunnya angka kematian bayi sampai 15%

2.  Meningkatnya kualitas gizi anak.

Untuk evaluasi yang diperoleh dari pendidikan yang diberikan pada kaum laki-laki tidak terjadi dampak yang mencolok.

Dari bisa dilihat sebuah kesimpulan bahwa perempuan yang terdidik akan menciptakan lingkungan yang terdidik pula.

Oleh karena itu bertepatan dengan momen Hari Pendidikan Nasional kali ini menjadi PR besar buat kita semua beserta pemerintah supaya memikirkan dan merealisasikan konsep pendidikan yang pas untuk perempuan Indonesia seperti tidak tertinggal dengan arus zaman now namun tetap tidak meninggalkan kodratnya sebagai seorang ibu buat anak-anaknya.

Pembangunan karakter anak itu menjadi poin yang sangat penting disamping penekanan terhadap kualitas anak di bidang yang lainnya.

Kadang ini menjadi dilematis buat para ibu pekerja yang waktunya banyak diluar rumah.  Apabila ini sudah terjadi, hal ini bukan jadi alasan untuk menyerahkan total pendidikan anak pada orang lain atau pada lembaga.

Pendidikan anak tetap harus diperhatikan oleh seorang ibu meskipun dia harus bekerja diluar rumah.  Semua itu adalah pilihan yang diambil oleh seorang ibu dan dia harus bisa menentukan skala prioritas dari semua peran ganda yang dimiliki.


Salam