Wanita Susah Hamil, Nomor 5 Kurang Diperhatikan



Ada banyak alasan mengapa perempuan dapat dikatakan sulit memiliki keturunan. Beberapa karena memiliki kondisi kesehatan tertentu, ada pula yang dipengaruhi oleh gaya hidup. Nah, ada beberapa ciri wanita susah hamil yang mungkin dapat Anda curigai.
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa susah hamil bisa disebabkan dari berbagai faktor. Dokter Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG dari laman Hellosehat mengatakan kalau 30 persen penyebabnya berasal dari pihak laki-laki, 30 persen dari pihak perempuan, 30 persen kombinasi dari keduanya, dan 10 persen kasus tidak diketahui penyebab pastinya.

Berikut ini tanda-tanda perempuan sulit hamil yang dikutip dari Medical News Today.
Ciri wanita sulit hamil

1. Sakit saat berhubungan intim

Rasa sakit saat berhubungan seks atau dispareunia, bisa menjadi tanda masalah kesehatan. Biasanya, masalah yang mendasarinya ini dapat memengaruhi kesuburan perempuan. Contoh masalah kesehatan tersebut termasuk infeksi, endometriosis, dan fibroid.

2. Periode haid yang berat, panjang, atau menyakitkan

Perempuan yang mengalami periode yang sangat berat dan menyakitkan mungkin menunjukkan tanda-tanda endometriosis, suatu kondisi di mana jaringan yang biasanya ditemukan dalam rahim hadir di tempat lain di tubuh.
Endometriosis sendiri ialah salah satu faktor risiko infertilitas.
Gejala endometriosis lainnya, termasuk:
  • nyeri panggul kronis (tidak hanya selama menstruasi)
  • rasa sakit saat berhubungan seks
  • sakit punggung
  • kelelahan
  • mual
  • menstruasi yang tidak teratur dan flek
  • masalah usus atau sakit dengan gerakan usus

3. Darah menstruasi yang gelap atau pucat

Jika darah menstruasi secara teratur lebih pucat dari biasanya, ini bisa menjadi alasan Anda untuk merasa khawatir. Darah haid biasanya berwarna merah terang pada awal menstruasi dan mungkin menjadi lebih gelap pada hari-hari berikutnya.
Lewat darah yang sangat gelap dan tua di awal menstruasi juga bisa menjadi tanda endometriosis. Jika seseorang mengalami gejala lain, mereka perlu berkonsultasi dengan dokter.
menstruasi setelah melahirkan

4. Siklus menstruasi tidak teratur

Panjang siklus menstruasi bervariasi antara individu dan dari waktu ke waktu. Namun, banyak orang memiliki siklus reguler, yang berarti bahwa waktu di antara setiap periode kira-kira sama.
Memiliki siklus yang tidak teratur, termasuk menstruasi yang tidak terjadi, dapat menyebabkan infertilitas, karena itu berarti seorang perempuan mungkin tidak berovulasi secara teratur. Sedangkan, ovulasi adalah ketika ovarium melepaskan sel telur untuk dapat dibuahi oleh sperma.
Ovulasi yang tidak teratur dapat disebabkan oleh banyak masalah, termasuk sindrom ovarium polikistik (PCOS), obesitas, kekurangan berat badan, dan masalah tiroid.

5. Perubahan hormon

Tanda-tanda perubahan hormonal tidak spesifik, dan seseorang mungkin tidak memperhatikannya atau mengetahui penyebabnya. Seorang dokter dapat menguji beberapa masalah hormonal.
Fluktuasi kadar hormon dapat menyebabkan:
  • kenaikan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
  • jerawat parah
  • kaki dan tangan yang dingin
  • berkurangnya gairah seks atau hilangnya hasrat seksual
  • tumbuhnya rambut wajah pada wanita
  • rambut menipis di bagian atas kepala
Faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesuburan pada perempuan, termasuk:
  • kerusakan saluran tuba atau indung telur
  • menopause dini
  • PCOS
  • endometriosis
  • kanker dan perawatan kanker

6. Kegemukan

Sebuah studi pada 2018 menemukan bahwa obesitas dapat berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi.
Perempuan dengan obesitas memiliki kemungkinan hamil yang lebih rendah dan memiliki risiko lebih tinggi untuk masalah selama kehamilan dibandingkan mereka yang tidak memiliki masalah berat badan.
Itulah tadi beberapa ciri wanita susah hamil. Bila Anda merasa memiliki tanda-tanda atau kondisi di atas, konsultasikan pada dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.


Salam

 

0 komentar:

Post a Comment